Kasus Dugaan Penganiayaan Pegawainya Kian Terang

KPK: Mengakulah!

Klik untuk perbesar
Juru Bicara KPK, Febri Diansyah.(Foto: Tedy Kroen/Rakyat Merdeka).

RMco.id  Rakyat Merdeka - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meyakini pelaku penganiayaan pegawainya akan segera terungkap. Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyatakan, Penyidik Ditkrimum Polda Metro Jaya sudah memeriksa pegawai yang menjadi korban penganiayaan di rumah sakit pada Minggu (10/2), setelah pukul 3 sore.

“Dari proses yang dilakukan, kami melihat penanganan perkara ini semakin terang, apalagi ketika penyidik sudah mengagendakan pemeriksaan saksi-saksi yang berada di Hotel Borobudur saat itu. Semoga dalam waktu tidak terlalu lama bisa ditemukan tersangkanya,” harap Febri, Senin (11/2).

Berita Terkait : OTT Sering Bocor, Saksi Dimanjakan

Febri berharap, pihak-pihak yang dipanggil tidak perlu mengalihkan isu pada isu non hukum. Dia mengingatkan, apa yang dilakukan Penyidik Polda adalah respon sesuai KUHAP setelah ada laporan dan ditemukan bukti-bukti awal.

Terkait dengan foto kondisi 2 pegawai KPK yang diperlihatkan Pengacara Pemprov Papua, Stefanus Roy Rening, Febri mempersilakan jika dia ingin mengajukannya sebagai bukti ke penyidik.

Berita Terkait : Segera Diumumkan, Penyelenggara Negara Yang Sudah Lapor LHKPN


“Akan lebih baik jika para saksi yang dipanggil bisa koperatif, bahkan jika ada bantahan-bantahan dapat disampaikan langsung pada penyidik,” imbuh eks aktivis Indonesia Corruption Watch (ICW) itu.

Bagi KPK, bukti kuat dugaan penganiayaan terjadi dapat merujuk pada bukti medis seperti visum yang sudah diserahkan pihak RS ke Penyidik. Apalagi, terhadap korban juga sudah dilakukan tindakan operasi dan proses pemulihan setelah operasi tersebut.

Berita Terkait : KPK Periksa 3 Anggota Pansel Jabatan Kemenag

Komisi pimpinan Agus Rahardjo cs itu pun menghimbau agar pelaku pemukulan dan yang merampas atau meminta tas dan barang-barang korban secara paksa untuk mengakui perbuatannya. “Hal tersebut akan lebih baik bagi proses hukum,” himbau Febri.
 Selanjutnya 

RM Video