RMco.id  Rakyat Merdeka - Dalam proses Operasi Tangkap Tangan (OTT) kasus suap distribusi pupuk, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan puluhan kardus berisi uang di salah satu lokasi di Jakarta.

"Uang-uang tersebut kami amankan karena diduga terkait dengan pokok perkara,” ungkap Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung Merah Putih KPK, Jl. Kuningan Persada, Kamis (28/3).

Baca Juga : Menko Polhukam: Pelaku Demo Anarkis Bakal Ditindak Tegas

Soal jumlahnya, Febri mengaku belum tahu. Masih dalam penghitungan oleh tim.

Sekadar latar, KPK mengamankan 8 orang dalam OTT yang digelar sejak Rabu (27/3) hingga dini hari tadi di sejumlah lokasi di Jakarta.

Baca Juga : Kena Hantam Rudal Nyasar, Iran Minta Azerbaijan-Armenia Stop Perang

Kedelapan orang itu terdiri dari anggota Komisi VI DPR, direksi BUMN, kemudian, satu orang driver atau pengemudi dan pihak swasta. OTT ini berkaitan dengan distribusi pupuk.

“Ada kebutuhan distribusi pupuk, dari salah satu BUMN yang memproduksi dan mengelola pupuk, menggunakan kapal pihak swasta. Diduga transaksi yang terkait dengan itu,” beber Febri.

Baca Juga : Polsek Koja Amankan Puluhan Pelajar Di Pasar Ular

Sejumlah uang dalam pecahan rupiah dan dolar AS, serta sebuah mobil Toyota Alphard disita sebagai barang bukti. Hasil dari OTT ini akan disampaikan malam ini, melalui konferensi pers di Gedung KPK. [OKT]