Mendesak, Penetapan Dirut PLN Definitif

Fahmy Radhi (Foto: Istimewa)
Klik untuk perbesar
Fahmy Radhi (Foto: Istimewa)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Pemadaman secara meluas dalam waktu lama hampir tidak pernah terjadi sebelumnya. Pasalnya, PLN sudah menerapkan digital monitoring system yang canggih, sehingga begitu ada gejala black out dapat segera diketehui dan diatasi dalam waktu singkat

Namun, kali ini terjadi kerusakan transmisi terjadi di beberapa tempat secara bersamaan, sehingga PLN butuh waktu untuk memperbaikinya.

Baca Juga : Liga Polo Air 2020 Resmi Dimulai, JAQ dan Bina Taruna Petik Kemenangan

Kerusakan transmisi yang terjadi di beberapa tempat bersamaan merupkan black out accident (kecelakaan pemadaman) yang uncontrollable by management. Dampak sangat merugikan bagi konsumen. Bahkan, menimbulkan kerugian ekonomi bagi konsumen industri, utamanya UMKM yang tidak memilikin genset memadai

Kalau sebelum PLN sudah dapat mencapai tingkat pemadaman mencapai hampir nol persen, kejadian ini kembali memperburuk capaian kinerja PLN.

Baca Juga : Angkasa Pura I Konsisten Cegah Penyebaran Virus Corona

Memang tidak ada hubungan secara langsung black ot accident dengan penetapan Dirut PLN Baru. Tetapi penetapan PLT Dirut secara bergantian sangat menggangu kinerja dan jalannya organisasi PLN. Termasuk dalam penanganan black out accident. Menteri BUMN harus segera menetapkan Dirut PLN definitif dalam waktu dekat ini. Agar strategic corporation dan operational decisions dapat diputuskan secara tepat dan capat.

Fahmy Radhi
Pengamat Ekonomi Energi UGM