Kualitas Anggota Polri Harus Sejalan Revolusi Industri 4.0

Klik untuk perbesar
Susaningtyas Kertopati (Foto: Istimewa)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Pengamat intelijen, Susaningtyas Kertopati, melihat, tujuh program prioritas Komjen Idham Azis, sebagai Kapolri terpilih, utamanya dalam mewujudkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul, sangat baik untuk diterapkan. Program Idham itu harus didukung oleh seluruh elemen masyarakat.

Nuning, sapaan akrab Susaningtyas, menegaskan, kualitas anggota Polri harus ditingkatkan sejalan dengan era Revolusi Industri 4.0. Proses pendidikan dan latihan di lingkungan Polri harus memanfaatkan teknologi informasi dan digitalisasi agar diperoleh keuntungan organisasi pendidikan berupa efisiensi. 

Berita Terkait : IWAPI Dorong Kesetaraan Gender di Era Revolusi Industri 4.0

"Ini penting untuk interoperabilitas komunikasi Polri dan pihak lain. Keuntungan lain adalah pengajaran kepada peserta didik atas pemanfaatan teknologi informasi dan digitalisasi dalam penugasan selanjutnya di wilayah Polda seluruh Indonesia," ucapnya, di Jakarta, Kamis (31/10).

Yang utama, tambah Nuning, anggota Polri harus memahami ancaman keamanan dalam negeri serta efeknya hingga luar negeri. Juga memahami lingkungan strategis teritorial seperti bahaya terorisme, radikalisme, narkoba, kejahatan jalanan/kriminalitas. Dan memiliki pengetahuan cukup mengenai mekanisme dan strategi penanggulangannya sehingga mampu hadapi ancaman faktual dan potensial. 

Baca Juga : AP II Janji Pacu Kinerja Gapura Angkasa

"Sedangkan kualitas di bidang komunikasi sangat ditentukan kemampuan menggunakan bahasa-bahasa internasional. Anggota Polri juga harus memiliki pengetahuan baik akan sosial budaya setempat, sangat disarankan memiliki pengetahuan sosiologi yang cukup," terangnya. [USU]