Pemilihan Rektor Unpad Harus Kedepankan Meritokrasi

Klik untuk perbesar
Logo IMM (Foto: Istimewa)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) ikut prihatin dengan berlarut-larutnya pemilihan rektor Universitas Padjadjaran (Unpad). IMM berharap, pemilihan tersebut bisa segera selesai dan dapat dilakukan secara transparan.

Berlarut-larutnya pemilihan rektor Unpad berawal saat Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) meminta agar proses yang sudah berjalan diulang. Alasannya, karena ada satu dari tiga calon yang ada memiliki masalah administrasi. Padahal, masa jabatan rektor Unpad saat ini sudah habis.

Berita Terkait : Kemendagri Tegaskan Pemilihan Wagub DKI Harus Sesuai UU


"Berlarut-larutnya pemilihan rektor Universitas Padjadjaran menjadi sudah isu nasional. Hal ini menimbulkan keprihatinan mengingat Unpad adalah salah satu perguruan tinggi negeri ternama di Indonesia," ucap Sekjen DPP IMM Robby Karman kepada redaksi, Selasa (16/4).

DPP IMM mengeluarkan empat desakan agar masalah tersebut cepat selesai. "Pertama, mendesak agar pemilihan rektor Unpad dilakukan secara transparan, profesional, dan mengedepankan nilai-nilai meritokrasi," ucap Robby.

Berita Terkait : Pemilihan Wagub DKI Diatur UU Kemendagri

Kedua, mendesak agar Kemenristekdikti tidak melakukan intervensi terhadap pemilihan rektor. Pemilihan rektor Unpad harus independen dengan mengacu aturan yang berlaku.


"Ketiga, mendesak agar pihak yang berwenang mengusut dugaan adanya tawaran-tawaran jual beli jabatan untuk menjadi rektor," tegas Robby.

Berita Terkait : Pengelolaan Sampah Terpadu Bisa Tekan Impor

Keempat, mendesak agar pemilihan rektor segera diselesaikan. "Jika di antara tiga calon ada satu orang yang didiskualifikasi, maka tinggal dipilih dari yang dua orang," tandasnya. [USU]

RM Video