Gandeng FWD Life

BTN Luncurkan Asuransi Syariah

Klik untuk perbesar
BTN dan FWD Meluncurkan Produk Asuransi Syariah (Foto : Istimewa)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Bank Tabungan Negara (BTN) menggandeng PT FWD Life Indonesia (FWD Life) meluncurkan produk asuransi syariah melalui kanal distribusi bancassurance yakni Bebas Investa Link Syariah. Direktur Consumer Banking BTN Budi Satria mengatakan, terus berupaya menyediakan produk bancassurance alternatif bagi masyarakat yang menginginkan produk asuransi syariah. 


“Kami menghadirkan Bebas Investa Link Syariah yang menawarkan kelebihan dalam investasi, perlindungan asuransi dan produk syariah bagi nasabah bank BTN,” ujar Budi Satria di kantor BTN, Jakarta, kemarin. Ia menjelaskan, produk bancassurance ini dirancang khusus untuk membantu nasabah dalam mempersiapkan asuransi dan investasi jangka panjang dengan prinsip syariah yang komprehensif dan terencana. “Produk ini menyediakan investasi dan tabungan dengan manfaat lengkap untuk pendidikan, kesehatan, pensiun dan ibadah serta dapat melakukan donasi dalam bentuk zakat, infak, wakaf tunai atau dana hibah,” jelasnya.

Berita Terkait : Hanwha Life Bagikan Asuransi Gratis Selama Mudik

Dengan jangkauan nasabah BTNdi seluruh Indonesia dan inovasi teknologi digital yang dimiliki FWD Life semakin memberikan solusi produk asuransi syariah yang dapat memberikan manfaat perlindungan menyeluruh kepada nasabah. Presiden Direktur FWD Life Choo Sin Fook mengatakan, produk Bebas Investa Link Syariah ini memiliki banyak keunggulan. Misalnya, memiliki jangka waktu asuransi yang panjang sampai 100 tahun, memiliki manfaat tambahan kematian akibat kecelakaan (double indemnity) hingga Rp 500 juta serta investasi yang dilakukan FWD Equity Fund Syariah atau FWD Balanced Fund Syariah.


Sabet Award
Di tempat terpisah, BTNberhasil menyabet penghargaan Best Overall untuk kategori perusahaan berkapitalisasi besar (bigcap) dari Indonesian Institute for Corporate Directorship (IICD) pada ajang CG Conference & Award yang ke-10. Dirut BTN Maryono mengatakan, penghargaan ini membuktikan perseroan terus berupaya melakukan transparansi pada setiap aktivitasnya. “Saya sangat berterima kasih terhadap penghargaan yang diberikan dari lembaga independen ini. Ini akan memacu Bank BTN untuk terus bekerja keras dan menjadi perusahaan terbuka yang paling transparan,” katanya.

Berita Terkait : BNI Syariah Kembangkan LinkAja Syariah

Direktur Eksekutif IICD, Vita Diani Satiadhi mengungkapkan tema perhelatan tahun ini adalah Bringing about Changes: Opportunities and Challenges for Directors. Acara ini juga sekaligus memperingati pengabdian IICD yang selama 18 tahun telah berkiprah dalam melakukan internalisasi Good Corporate Governance (GCG) di Indonesia. Menurut Vita, tahun ini sama seperti tahun 2009 di Bali, dimana Menteri Keuangan Sri Mulyani menjadi pembicara pada acara tersebut. Tahun ini IICD melakukan penilaian terhadap 200 emiten dengan market kapitalisasi terbesar yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). 


Emitenemiten tersebut dibagi menjadi dua kelompok, yaitu 100 emiten dengan market kapitalisasi terbesar (BigCap) dan 100 emiten dengan market kapitalisasi menengah (MidCap), yang didukung oleh 10 asesor dan 4 reviewer. [IMA]

RM Video