Bersama BRI, 5.000 Peserta Jalan Sehat Ramaikan Peringatan HUT ke-74 RI di Papua

Klik untuk perbesar
Direktur Mikro dan Kecil BRI Priyastomo (di atas panggung, tengah) membuka acara jalan sehat bertajuk Langkah Maju Untuk Negeri, yang diikuti 5 ribu orang di Lapangan Kantor Gubernur Papua, Sabtu (17/8)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Dalam rangka memperingati Kemerdekaan ke-74 Republik Indonesia, Bank BRI menggelar berbagai rangkaian kegiatan di Jayapura, Papua, Sabtu (17/8). Mengusung semangat BUMN Hadir Untuk Negeri, BRI mengawali rangkaian kegiatan dengan Upacara Bendera di Kantor Wilayah BRI Jayapura. 

Usai upacara, BRI menggelar jalan sehat gratis bertajuk Langkah Maju untuk Negeri yang diikuti 5.000 orang di Lapangan Kantor Gubernur Papua. Hadir dalam acara tersebut Direktur Mikro dan Kecil Bank BRI, Priyastomo, serta Asisten Deputi Data dan Teknologi Informasi Kementerian BUMN, Yuni Suryanto.

Berita Terkait : Mendagri: Sistem Pemerintahan dan Pelayanan Publik di Papua Tetap Jalan

“Besar harapan kami bahwa dengan berbagai kegiatan yang diselenggarakan oleh perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di berbagai wilayah, eksistensi BUMN semakin dirasakan manfaatnya bagi masyarakat. Tidak hanya berperan sebagai penggerak ekonomi semata, namun memiliki dampak sosial yang lebih besar dalam peningkatan kesejahteraan dan pemberantasan kemiskinan,” ungkap Priyastomo.


Sesudah jalan sehat, masyarakat menikmati kuliner gratis sambil melihat bazar pameran UMKM dan berkesempatan memperebutkan hadiah doorprize senilai ratusan juta rupiah, serta menyaksikan panggung hiburan. Suasana bertambah meriah kala para peserta mengikuti berbagai lomba agustusan, diantaranya balap bakiak, tarik tambang, balap karung, rias muka, dan kempit balon.

Berita Terkait : Menpora : Ada Penyederhanaan dan Rasionalisasi Jumlah Cabor PON di Papua

Dalam rangkaian kegiatan ini, BRI turut memberikan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa pemeriksaan kesehatan gratis. Ada juga gerakan Jemari Untuk Negeri yakni setiap peserta yang mengikuti jalan sehat dengan melakukan cap tangan di tembok donasi sesampainya di garis finish. Setiap cap tangan dihargai senilai Rp 60.000. “Dengan antusiasme sebanyak 5.000 peserta kalau dihitung nilai donasi bisa mencapai Rp 300 juta. Donasi akan kami serahkan kepada Sekolah Luar Biasa yang ada di Provinsi Papua,” imbuh Priyastomo.

Sebelumnya, BRI bersama Yodya Karya dalam rangkaian Program Siswa Mengenal Nusantara (SMN) melepas 29 siswa siswa berprestasi dari Papua yang dikirimkan ke Sulawesi Selatan pada Kamis (15/8). Sementara dari Sulawesi Selatan yang dikirimkan ke Papua sebanyak 27 siswa. Program SMN yang diinisiasi oleh Kementerian BUMN ini bertujuan untuk mengenalkan siswa kepada keragaman budaya dan kekayaan alam, serta memupuk rasa nasionalisme para pelajar.

Berita Terkait : Kuliner Nusantara dan Angklung Meriahkan Peringatan HUT RI Ke-74 di Helsinki

Priyastomo menjelaskan, pada HUT ke-74 RI tahun ini, pihaknya ditunjuk sebagai koordinator program BUMN Hadir Untuk Negeri di Papua bersama dengan Yodya Karya. Sejak program BUMN Hadir Untuk Negeri diluncurkan pada tahun 2015, Bank BRI secara aktif menyelenggarakan acara di berbagai wilayah sebagai upaya merekatkan rasa kebangsaan dan persatuan di seluruh penjuru negeri. Mulai pada tahun 2015 di Sulawesi Selatan, 2016 di Papua, 2017 di Jawa Timur, 2018 di Sulawesi Barat, dan tahun ini kembali di Papua.


BRI juga telah memberikan bantuan CSR BRI Peduli kepada masyarakat di wilayah Papua dan sekitarnya. Bantuan yang diberikan berupa elektrifikasi rumah warga, pembuatan MCK, penyediaan sarana air bersih, bedah rumah masyarakat, pasar murah, pemberian beasiswa kepada siswa berprestasi, padat karya tunai dan pengobatan gratis. Selain itu dalam peringatan Bulan Ramadan lalu Bank BRI memberikan bantuan sarana ibadah, bantuan Al-Quran, santunan anak yatim. Pada akhir tahun nanti direncanakan akan ada kebaktian dan perayaan natal serta bantuan untuk panti asuhan. Hingga Juli 2019 Bank BRI telah menganggarkan sebesar Rp 130 miliar untuk tujuh sektor yakni Bantuan Sosial Pengentasan Kemiskinan, Bencana Alam, Kesehatan, Pendidikan, Sarana Ibadah, Sarana Umum. [DWI]