Jelang RUPS BJB Maret Mendatang

Hendrawan Soepratikno Soroti Upaya Kotor Salah Satu Calon Direktur

Klik untuk perbesar
Anggota Komisi IX DPR Hendrawan Supratikno. (Foto: Istimewa)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Maret mendatang, Bank Jabar Banten (BJB) akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) sekaligus menentukan Direktur Utama dan jajaran Direksi Bank Jabar Banten (BJB).

Terkait hal tersebut, Anggota Komisi IX (Keuangan dan Perbankan) DPR Hendrawan Supratikno berharap, kandidat terpilih harus memiliki integritas, kompetensi, rekam jejak, serta reputasi yang baik di sektor perbankan nasional.

Baca Juga : Jokowi-Maruf Unggul di Slowakia, PDIP Raih Suara Terbanyak


“Integritas, kompetensi dan rekam jejak reputasi, menjadi pertimbangan penting dalam pemilihan direksi. Terlebih lagi untuk sebuah bank, yang sedang berusaha masuk kategori papan atas,” ujar Hendrawan dalam keterangan tertulis, Minggu (3/2).

Hendrawan pun menyoroti dugaan permainan yang dilakukan salah satu calon direksi dan dirut, untuk memuluskan langkah sebagai orang nomor satu di BJB. Diduga, salah satu calon tersebut memberikan fee kepada orang dekat Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Baca Juga : SBY Minta Demokrat Tak Terlibat Kegiatan yang Bertentangan dengan Konstitusi

“Nanti, kami tanyakan kepada OJK. Yang jelas, perilaku dan kesalahan manajemen seperti itu tidak dapat ditolerir dan harus ditindak tegas,” papar Hendrawan.


Untuk diketahui, sebanyak 11 calon direksi dan direktur, telah mengikuti tes wawancara kompetensi teknis assesment di Bandung, Jawa Barat pada tanggal 31 Januari-1 Febuari lalu.

Baca Juga : Monte Carlo Masters, Nadal Tembus Perempat Final

Tes wawancara ini diikuti oleh tokoh-tokoh yang sudah teruji di sektor perbankan. Mereka adalah Eria Desomsoni, Irfandy Gustari, Anwar Harsono, Fahmi Radio, Masa Pakalis Lingga, Rio Lanisier, Hanawijaya, Taufik Hakim, Tedi Setiawan, Yusuf Saadudin, dan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur  BJB Agus Maulana. [OKT]

RM Video