Mudah Bayar Zakat Lewat Tapcash Baznas Card

Klik untuk perbesar

RMco.id  Rakyat Merdeka - PT BNI Syariah merangkul Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) mempermudah pembayaran Zakat, Infaq, Shadaqah, dan Wakaf (Ziswaf) para muzakki (orang yang berzakat), melalui kartu Tapcash Baznas Card. BNI Syariah mematok tahun ini ada 100 ribu pemegang kartu tersebut dengan nilai transaksi mencapai Rp 25 miliar.

Direktur Utama BNI Syariah Abdullah Fiman Wibowo mengatakan, kartu ini memuat informasi seperti nama muzakki dan Nomor Pokok Wajib Zakat (NPWZ) yang merupakan nomor identitas bagi setiap pembayar zakat.

“Kami mempermudah pembayaran Ziswaf pada Tapcash Baznas Card yang potensinya tahun ini mencapai Rp 25 miliar,” kata Firman di sela-sela acara Rapat Koordinasi Nasional Rakornas Tahunan Zakat 2019 yang diadakan Baznas di Jakarta. Selain itu, kata dia, Tapcash Baznas Card juga dapat digunakan untuk pembayaran tol, kereta, busway, dan sebagai alat bayar di beberapa merchant. Top up saldo Tapcash Baznas Card bisa dilakukan melalui fasilitas mobile banking atau ATM BNI Syariah.

Baca Juga : Facebook Kenalkan Uang Digital Libra


Anak usaha BNI ini juga mendukung kemudahan pemba- yaran Ziswaf bagi nasabah dan masyarakat melalui berbagai channel berbasis teknologi digital bersinergi dengan BNI Induk. Misalnya, e-banking (ATM, mobile banking, dan internet banking) dengan fitur pembayaran Ziswaf serta aplikasi android Wakaf Hasanah dan website wakafhasanah.bnisyariah.co.id.

Sepanjang 2018 dana zakat yang terhimpun di BNI Syariah tercatat senilai total Rp 101 miliar. Dana ini terbagi menjadi dua, yaitu melalui Yayasan Hasanah Titik (mitra pengelola Ziswaf BNI Syariah) baik zakat dari nasabah, perusahaan, maupun karyawan sebesar Rp 41 miliar dengan penyaluran pada bidang pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, ekonomi dan dakwah. Dan, yang kedua, dana zakat masyarakat dari lembaga zakat mitra BNI Syariah sebesar Rp 60 miliar.

Sebelumnya, BNI Syariah mengincar pertumbuhan pembi- ayaan mikro hingga akhir tahun 2019 mencapai 35 persen. Hingga akhir tahun lalu, bisnis pembi- ayaan mikro produk BNI Syariah, BNI IB Hasanah sebesar Rp 1,08 triliun dengan total nasabah lebih dari 12 ribu nasabah.

Baca Juga : Sistem Zonasi Bukan Cuma untuk PPDB, Guru Juga

Firman mengatakan, untuk menggenjot target pembiayaan mikro di akhir tahun perseroan terus bekerja sama dengan stakeholder serta memberikan fasilitas pembiayaan kepada sek- tor mikro. Salah satunya dengan membangun fasilitas Hasanah Spot dengan memfasilitasi pedagang sertifikasi halal yang berlokasi di Pasar Modern Bintaro, Tangerang Selatan. Hasanah Spot adalah lokasi tempat berbelanja dimana lokasi tersebut disediakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat muslim, khususnya di wilayah Bintaro dan sekitarnya.


“Industri halal memiliki potensi besar maka dari itu sebagai Hasanah Banking Partner, kami senantiasa mendukung pengem- bangan sektor industri halal dengan menggandeng seluruh mitra stakeholders di antaranya pengusaha, e-commerce, UMKM, institusi pendidikan, rumah sakit, travel wisata dan ZISWAF (zakat, infaq, sedekah dan wakaf),” kata Firman.

BNI Syariah menyuguhkan penawaran khusus bagi para pedagang di Pasar Modern Bintaro, salah satunya program Mitra Hasanah untuk produk pembiayaan Mikro 2 iB Hasanah dengan plafon pembiayaan antara Rp 5 juta sampai dengan Rp 50 juta.

Baca Juga : Tertimbun Tanah Longsor, 3 Penambang Bijih Timah Meninggal Dunia

Selain itu, ada produk pembiayaan Mikro 3 iB Hasanah dengan plafon pembiayaan antara Rp 50 Juta sampai dengan Rp 500 juta dengan jangka waktu sampai dengan 5 tahun, serta pembiayaan Wirausaha iB Hasanah dengan plafon pembiayaan antara Rp500 juta hingga Rp1 miliar dengan jangka waktu sampai dengan 7 tahun.[DWI]

RM Video