Sabet Penghargaan Dari Asian Banker, BRI Diakui Dunia

Klik untuk perbesar
Direktur IT dan Operasi Bank BRI Indra Utoyo mewakili BRI menerima penghargaan dari The Asian Banker di Dubai, Kamis (21/3). (Foto: BRI)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Kinerja PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang terus tumbuh setiap tahunnya diakui dunia. Bank pelat merah ini mendapat penghargaan bergengsi berskala internasional dari The Asian Banker. Bank BRI diakui dunia.

Majalah ekonomi terkemuka di Asia ini menobatkan Bank BRI sebagai Best Retail Banking in Indonesia dan Best Digital Banking in Indonesia. Penyerahan penghargaan ini diselenggarakan di Hotel Conrad, Dubai pekan lalu.

Penghargaan ini dihadiri Direktur IT dan Operasi Bank BRI Indra Utoyo dan Managing Director The Asian Banker Foo Boon Ping. Bank BRI menjadi satu-satunya bank dari Indonesia yang memperoleh penghargaan.

Berita Terkait : Miguel Carballo Juarai Bank BRI Indonesia Open

Berdasarkan keterangan dari The Asian Banker, terpilihnya Bank BRI sebagai Best Retail Banking in Indonesia dan Best Digital Banking in Indonesia tak lepas dari prestasi perseroan yang mampu mencatatkan kinerja positif secara berkelanjutan. BRI juga memiliki landasan proses bisnis yang kuat dan menguntungkan.


Di sisi lain, Bank BRI dinilai mampu menyeimbangkan antara visi dan eksekusi bisnis sehingga mampu memberikan dampak yang signifikan terhadap perseroan. Adapun komponen kriteria penilaian penghargaan diantaranya, kinerja keuangan, strategi dan kepemimpinan, digital journey, merek, penjualan, pengalaman nasabah, proses dan teknologi, risiko, sumber daya manusia dan pencapaian selama 2018.

Direktur IT dan Operasi Bank BRI Indra Utoyo mengatakan, hingga akhir Desember 2018, BRI telah berhasil mencatatkan angka cemerlang dalam industri perbankan nasional. Yaitu dengan membukukan laba bersih sebesar Rp 32,4 triliun.

Berita Terkait : Agus Martowardojo Raih Penghargaan Dari Majalah The Asian Banker

Menurut dia, jumlah ini tumbuh sebesar 11,6 persen jika dibandingkan dengan perolehan laba bersih akhir Desember 2017. Sedangkan aset perseroan per akhir Desember 2018 tercatat sebesar Rp 1.296,9 triliun.

Menurutnya, jumlah ini meningkat 15,2 persen dibandingkan dengan aset pada periode akhir Desember 2017 sebesar Rp. 1.126,2 triliun. Dari data tersebut terlihat bahwa kinerja BRI masih di atas rata-rata perbankan nasional.

“Ini membuktikan bahwa strategi yang dirancang oleh Bank BRI mampu dieksekusi dengan baik oleh perusahaan sehingga mampu mencatatkan kinerja diatas rata rata,” imbuh Indra. [DWI]