Rachel Amanda Jadi Relawan Dana Kependudukan

Klik untuk perbesar

RMco.id  Rakyat Merdeka - Rachel Amanda terjun sebagai sukarelawan untuk Youth Advisory Panel (YAP) dari United Nations Fund for Population Activities (UNFPA) atau Dana Aktivitas Kependudukan. Kegiatannya itu sesuai dengan latar belakang pendidikannya.

Dia terjun, awalnya diajak teman sesama alumni. Akhirnya keterusan karena sesuai dengan keilmuwannya.

Berita Terkait : Rayakan Pelantikan Jokowi, Relawan Gelar Syukuran

"Aku awalnya ragu. Tapi setelah ikut seleksi, aku mikirnya pengin belajar sesuatu. Tapi, harus ada hal lain yang bisa dikerjakan dan mendatangkan impact juga ke orang lain," ujarnya dalam jumpa pers Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini", di Jakarta, Rabu (7/8).

Amanda bersama belasan anak muda Indonesia akan bergabung dengan YAP selama dua tahun. Dia bertugas untuk berbagi ilmu seputar masalah pendidikan seks, kesetaraan gender, dan lainnya.

Berita Terkait : Soal Kondisi Politik Saat Ini, Relawan Dukung Penuh Keputusan Jokowi

"Itu cukup berkaitan sebenarnya dengan apa yang aku kerjain dalam film sebelumnya (Dua Garis Biru). Itu sangat fokus ke gender, edukasi seks. Dan film sebelumnya, itu sangat berkaitan dengan masalah yang aku kerjakan," katanya.

Meski harus membagi tugas menjadi sukarelawan dan kegiatan sebagai pekerja seni, Amanda tidak merasa kesulitan dalam membagi waktu.

Baca Juga : Kabinet Kerja I Berakhir, Nila Moeloek Ingin Tetap Mengabdi

"Untungnya secara waktu cukup fleksibel, aku jadi lebih bisa mobile. Karena awalnya, (aku) mikir apakah memungkinkan. Tapi, ternyata dikasih kesempatan yang cukup. Jadi senang sih, ini tempat belajar banget," lingkaran. [TAR]

RM Video