Dua Lipa Ajak Penggemarnya Pilih Partai Buruh

Penyanyi asal Inggris Dua Lipa (Foto: Getty Images)
Klik untuk perbesar
Penyanyi asal Inggris Dua Lipa (Foto: Getty Images)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Pemilu Inggris tinggal menghitung hari. Selain politisi Inggris masih berjuang mengumpulkan suara dukungan untuk pemilu 12 Desember, ternyata ada juga seleb yang ikut mengajak pemilik suara untuk menggunakan hak suaranya.

Penyanyi berkebangsaan Inggris Dua Lipa mengajak penggemarnya untuk mendatangi TPS dan memberikan hak suara mereka dalam pemilu.

Dia juga mengajak agar penggemarnya memilih Partai Buruh dalam pemilu kali ini. Alasan Dua Lipa mendukung Partai Buruh karena partai tersebut mendukung penuh perjuangan kelompok LGBT+.

Berita Terkait : UI Kutuk Reynhard, Pemerkosa 190 Pria di Inggris

"Demokrasi kita akan makin kuat jika suara dan masukan dari semua orang didengar. Ini adalah pemilu terpenting di generasi kita. Suara kamu penting!" tulis penyanyi 'Don't Stop Now' di akun Instagramnya.

Dua Lipa kemudian menambahkan, "Anggota parlemen bekerja untuk kalian dan pastikan kalian memilih siapa yang pantas mewakili kalian. Sampai jumpa di bilik suara 12 Desember! #PilihBuruh"

Dalam unggahan tersebut, Dua Lipa melampirkan sejumlah foto dari The Basement yang berisi keterangan umum mengenai pemilu mendatang.
Pada salah satu foto, terpampang perbandingan topik dalam janji dua partai di Inggris, Buruh dan Konservatif.

Berita Terkait : Pangeran Philip Bisa Natalan Di Rumah

Menurut tabel tersebut, Partai Buruh membahas lebih banyak topik terkait kesehatan mental, LGBT, kesetaraan, dan perubahan iklim ketimbang Partai Konservatif.

Dalam foto lainnya, terpampang tulisan yang menyinggung masalah Brexit atau proses Inggris keluar dari Uni Eropa.

"Brexit sudah membawa dampak besar pada perekonomian kita. Hasil pemilu ini akan menentukan siapa yang mengendalikan finansial masa depan kita," demikian tulisan dalam foto itu dikutip The Sun.

Baca Juga : Hasil RUPS, Wakil Ketua PSSI Jadi Direktur PT LIB

Inggris memang sedang bersiap menggelar pemilu yang bakal menentukan arah kebijakan negara mereka selanjutnya, termasuk mengenai Brexit.

Dalam pemilu mendatang, kedua partai tersebut akan bertarung di bawah pimpinan masing-masing, yaitu Partai Buruh bersama Jeremy Corbyn, sementara Partai Konservatif dengan Boris Johnson. [DAY]