Oksana Voevodina dan putranya, Ismail Leon.

Janda Sultan Kelantan Voevodina Ngaku Putranya Diancam Mau Dibunuh

Oksana Voevodina dan putranya, Ismail Leon. Janda Sultan Kelantan Voevodina Ngaku Putranya Diancam Mau Dibunuh
Klik untuk perbesar

RMco.id  Rakyat Merdeka - Kepolisian Rusia tengah menelusuri aduan "ancaman yang membahayakan nyawa" putra Oksana Voevodina, janda Sultan Kelantan dari Malaysia.

Voevodina kini sudah berada dalam pengawasan kepolisian dan terpaksa pindah dari kediamannya di Moskow. Miss Moscow 2015 ini mengaku ada ancaman pembunuhan terhadap putra semata wayangnya, Ismail Leon.

Dalam aduannya ke polisi, Voevodina diminta untuk mencabut upaya hukum yang mengupayakan pembuktian bahwa Leon adalah putra sahnya dengan Sultan Muhammad V dari Kelantan. Selain itu, Voevodina juga diminta untuk mencabut tuntutan biaya hidup kepada pihak Kesultanan Kelantan dan diharapkan tidak lagi membeberkan cerita kehidupan pribadinya ke media massa.

Baca Juga : Hasil RUPS, Wakil Ketua PSSI Jadi Direktur PT LIB

Selama ini, Voevodina masih tidak rela dicerai  Sultan Muhammad V. Pihak sultan mengatakan Voevodina dicerai karena sultan tidak yakin anak yang dilahirkan model berusia 27 tahun itu adalah anak kandung sang sultan. Tidak terima, Voevodina terus memposting foto diri dan foto Leon sebagai bukti bahwa putranya yang berusia enam bulan itu adalah anak kandung Sultan Muhammad V.

Kepada Mail Online, Voevodina mengatakan soal ancaman itu. Voevodina dihubungi seorang wanita. Sahabat Voevodina kemudian bertemu wanita misterius tersebut dan merekam pesan sepanjang 40 menit. Dalam percakapan dengan wanita misterius tersebut, Voevodina diminta untuk "tutup mulut dan menjauhi media."

"Dia (Voevodina) harus berhemat dan mulai menjaga baik-baik putranya. Banyak orang yang tertarik untuk menculik dan menghilangkan nyawanya," ujar si narasumber.

Baca Juga : Dipanggil KPK, Hasto Datang

"Saya dapat informasi kalau nyawanya (Leon) dalam bahaya jika Voevodina tetap bicara di hadapan publik," sambungnya.

Pengacara Voevodina, Ivan Melnikov, mengaku sudah melancarkan penyelidikan menyeluruh atas aduan kliennya. "Saya tidak tahu dari mana asal ancaman ini. Tapi saya pastikan sudah keluar kota dan berada di tempat aman," ujar Voevodina.

Sementara itu, pihak Kesultanan Kelantan tidak memberikan komentar mengenai kabar ancaman ini. Kepada Mail Online, Kelantan mengaku kabar tersebut tidak ada hubungannya dengan sang sultan dan Kesultanan Kelantan. [DAY]