RMco.id  Rakyat Merdeka - Pinkan Mambo buka suara soal fase kelabu yang menindihnya beberapa tahun terakhir. Pada 2003, kariernya melambung saat menjadi vokalis Ratu.

Pinkan duet bareng Maia Estianty, dikenal lewat hit Aku Baik-baik Saja dan Salahkah Aku Terlalu Mencintaimu. Keluar dari Ratu, album solonya pun sukses. Siapa sangka di 2019 Pinkan berada di titik nadir. Ia menghidupi enam anak. Suaminya yang baru merintis usaha, penghasilan belum signifikan.

Baca Juga : Melalui FGD, Fadel Gali Pandangan Akademisi dan Birokrat Soal Haluan Negara

“Mbak gue dulu banyak, suster gue dulu banyak. Job enggak ada. Tuhan izinkan lima tahun enggak ada job,” kenang pelantun Kasmaran dan Cinta Tak Kan Usai ini.

Bertubi dilanda cobaan selama lima tahun, pertahanan Pinkan akhirnya jebol. Pernah suatu hari, ia membenci hidupnya sendiri, merasa buntu. “Aku sampai sebal, sampai mau bunuh diri, gunting rambut sampai jadi botak. Aku sudah pernah botak saking stresnya ada masalah dan enggak tahu harus ngapain,” aku Pinkan.

Baca Juga : PBB: Myanmar Hapus Desa-desa Rohingya dari Peta

Ia curhat pengalaman pahit tadi via video “Dulu Penyanyi di USA, Sampai Jadi Tukang Pisang Keliling” di kanal YouTube Melaney Ricardo. Beruntung, upaya bunuh diri urung dilakukan. “Ternyata kita harus bekerja. Bekerja itu harus pakai otak,” ia menyimpulkan.

“Aku goreng pisang, aku mikir lagi aku bisa jahit sprei, tetangga-tetanggaku suruh jahit sprei. Aku bisa bikin donat, aku bisa masak bla-bla-bla. Bikin ayam rica-rica,” tuntas Pinkan. [TAR]