Cuma Mau Pilihkan Jaket Untuk Basuki

Jokowi: Bayar Sendiri Loh Ya..

Klik untuk perbesar

RMco.id  Rakyat Merdeka - Di sela kunjungannya ke Sumatera Utara, tepatnya di Kabupaten Tapanuli Utara, Presiden Jokowi menyempatkan diri beli buah tangan. Beruntungnya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono dipilihkan jaket khas Tapanuli, khusus oleh Jokowi.

Sayangnya, disuruh beli sendiri. Presiden cuman milihin warna dan motifnya.

Momen lucu ini diunggah Jokowi lewat dua akun media sosialnya, Instagram dan Twitter @jokowi. “Ini jaket khas Tapanuli, jaket dari kain ulos jenis Sibolang Rasta, pagi ini di kawasan wisata Salib Kasih, Sumatra Utara. Saya pilihkan khusus untuk Pak Basuki, Menteri PUPR. Bayar sendiri ya,” canda Presiden lewat akunnya, @jokowi Selasa (30/7).

Dalam unggahannya, Jokowi menyertakan sebuah foto. Nampak eks Walikota Solo ini berjaket merah berlogo garuda putih, dengan kemeja putih tengah memegang jakte Sibolang Rasta.

Berita Terkait : Gerindra Pastikan Tak Ada Deal Khusus Antara Prabowo dan Jokowi

Jaket ulos yang dipilihkan Jokowi untuk Basuki ini warnanya merah bata, dengan paduan warna cokelat tua. Seperti diketahui, Jokowi hari ini memang meninjau lokasi wisata Salib Kasih di Tapanuli Utara. Jokowi yang tiba di lokasi wisata Salib Kasih, Kecamatan Siatas Barita, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Selasa (30/7) pukul 08.20 WIB, didampingi Ibu Negara Iriana Jokowi, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Warga ramai menyambut rombongan Presiden dengan meneriakkan nama Jokowi, sembari meminta bersalaman. Ia dan rombongan berkeliling melihat-lihat lokasi, menuju patung Nommensen setinggi 4 m dengan latar belakang pohon cemara.

Jokowi menyempatkan diri mampir ke stand tenun kain Ulos khas Tapanuli Utara. Di stand ini, dijual cinderamata khas Tapanuli Utara dalam bentuk jaket dan tas. Presiden pun  sibuk milih-milih. Selanjutnya, ia mendapatkan jaket ulos warna merah bata yang langsung ia sodorkan ke Basuki. “Ini Pak, bagus, beli. Bayar sendiri loh ya,” ungkap Presiden disambut tawa warga dan Basuki.


Selanjutnya dia melihat-lihat dan pilah-pilih jaket lainnya. Ia lantas memilih satu jaket tenun ulos berwarna biru. Perajin kain ulos, Deborah Hasugian mengungkapkan, jaket tenun yang dibeli Presiden Jokowi tersebut jenis ulos Sibolang Rasta.

Berita Terkait : Tiga Nama Kader Demokrat Ini Ramaikan Bursa Menteri Jokowi

“Harga jaketnya Rp 2,5 juta. Sama juga yang dibeli oleh Pak Menteri harganya juga Rp 2,5 juta. Mahal karena dibuat dengan kain tenun asli. Setiap ulos di jaket itu punya makna masing-masing,” ujar Deborah.

Postingan Jokowi di Instagram disukai ribu warganet. Sementara di Twitter sampai tadi sore juga sudah disukai dan dikomentarin ribuan netizen. Komentarnya lucu-lucu. Banyak yang kasihan dengan Menteri Basuki.

Seperti akun @AghismaHay yang meminta Jokowi bayarin sekalian. “Bayarin dong bapak. Pak Basuki tuh kerja nyata lho. Rumahnya rela digusur pula. Kurang gemesh apa lagi,” desaknya.

Melihat candaan Jokowi, akun @riki_yuan menilai ada kode khusus untuk Basuki. “Kode keras dri Pak Presiden buat Pak Mentri PUPR, bahwa masih di kabinet kerja periode ke 2,” kicaunya disamber @R1J3f. “Pak Basuki lanjut di periode ke 2 ya Padhe @jokowi.”

Berita Terkait : Jokowi Bilang, Menteri Basuki Ibarat Daendels

Yang lainnya ikutan bercanda sembari meledek Menteri Basuki.  “Punya duit gak @KemenPU. Noh bayar senderi,” canda akun @Jtemlen disambut @Moedjie8. “Pak Owi guyon.” Netizen lainnya iri dan pengin dipilihin dan dibeliin jaket oleh Presiden. “Buat saya mana pak,” pinta akun @Alifizamaghfir1 serupa dengan @aewin86. “Dijadikan hadiah untuk saya akan sangat bangga dan bahagia sekali pak.”

Warganet dengan akun @Paulus_willy sangat mengapresiasi. Dia meminta, pemerintah berupaya agar hasil kerajinan & karya masyarakat sekitar Danau Toba dapat dikembangkan.

“Dalam bentuk promosi kebudayaan di dalam negeri maupun luar negeri,” sarannya disambut @samudro1407gma5. “Bapak perlu membuat Sekolah Kerajinan Kain Ulos supaya tidak punah dan membangun industri kerajinan kain ulos menjadi kerajinan rumah tangga masyarakat Tapanuli sehingga membuka lapangan kerja,” dukungnya. [FAQ]