Dihina Anak Buah Anies, Risma Kalem, Tapi Cemberut

Klik untuk perbesar
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. (Foto: Net)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, tidak marah dengan cuitan Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) DKI Jakarta, Marco Kusumawijaya, yang menyebut dirinya pantas menjabat Kepala Dinas Persampahan DKI Jakarta. Risma tetap kalem, namun sedikit cemberut.

Cuitan Marco tersebut disampaikan pada 31 Juli lalu. Saat itu, dia merespons cuitan @Nur_A90 yang menyatakan, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mendapat tamparan keras dengan sikap DPRD DKI yang meminta Risma ke Jakarta untuk membenahi masalah sampah ibu kota. 

Melihat bosnya diledek, Marco terusik. Dia lalu mencuit dengan menyindir Risma. "Keren! Bagus banget buat Jakarta kalau Bu Risma mau jadi Kepala Dinas Persampahan. Dinas Lingkungan Hidup bisa dipecah menjadi salah satunya Dinas Persampahan. Semoga beliau mau, kalau sudah lega dengan urusan anaknya,” tulisnya di akun @mkusumawijaya.

Seharian kemarin, cuitan ini ramai dibahas para warganet. Bahkan, pihak Humas Pemkot Surabaya bersiap mengkaji cuitan itu untuk mengetahui ada atau tidaknya unsur pencemaran nama baik.

Berita Terkait : YLKI ke Anies Baswedan: Hentikan Pemotongan Kabel Optik di Cikini

Bagaimana sikap Risman? Saat ditanya wartawan, dia menyatakan tidak ambil pusing dengan cuitan Marco tersebut. Dia memilih menyerahkan sepenuhnya masalah itu ke Kabag Humas Pemkot Surabaya, Muhammad Fikser.

"Enggak perlulah (ditanggapi). Biarkan saja terserah. Sudah ada yang urus, biar Pak Fikser saja yang urus itu," katanya, di Surabaya, kemarin.


Fikser sendiri menyatakan bahwa pihaknya sangat menyesalkan cuitan Marco yang terkesan menyerang pribadi Risma. Padahal, Risma tidak pernah menyampuri urusan Jakarta. “Kami sangat menyesalkan,” ucapnya.

Pihaknya saat ini sedang mengkaji unsur pencemaran nama baik yang dilakukan Marco ke Risma. “Ya kalau ada dari sisi hukum (UU ITE), kita akan koordinasikan ke Bagian Hukum Pemkot. Kita tidak tahu juga awalnya gimana. Tapi kemudian ada cuitan-cuitan itu seperti itu ke Ibu (Risma)," tambah Fikser.

Berita Terkait : Jakarta Tetap Diistimewakan, Anies Percaya Jokowi

Pemkot Subaraya juga sudah menyampaikan cuitan balasan ke Marco. “Terkait tweet yang disampaikan oleh @mkusumawijaya ini, kami menyesalkan hal tersebut karena menyerang secara personal Wali Kota Surabaya," cuit akun Humas Kota Surabaya @BanggaSurabaya, Kamis (1/8).

Warganet ikut riuh dengan cuitan Marco tadi. Mereka ramai-ramai membela Risma. Permadi Arya, dalam akunnya @permadiaktivis, meminta Pemkot Surabaya tak perlu lagi melakukan kajian terkait cuitan Marco. Sebab, sudah jelas menghina. "Hemat saya pemkot surabaya @BanggaSurabaya Tak perlu lagi kaji cuitan @mkusumawijaya ini, mengatakan bu Risma pantas jadi kepala "Dinas Persampahan" sudah jelas menghina pejabat negara injak wibawa negara. yang setuju pemkot polisikan RT," kicaunya dengan me-mention @DivHumas_Polri, @BareskrimPolri dan @CCICPolri.

Charles Siahaan, di akun @charlessiahaan, ikut membela Risma. "Tweet si Marco @mkusumawijaya itu niatnya jelas melecehkan Bu Risma. Sebab dia pasti tau, seorang kepala dinas persampahan itu (kalau ada) haruslah seorang ASN (aparatur sipil negara), sementara Bu Risma sudah bukan lagi ASN, tapi wali kota yang merupakan jabatan politis," tulisnya.

Akun @Balarong menimpali. Dia sedikit menarik Ahok, yang selama ini seakan masih menjadi bayang-bayang di pemerintahan Anies. "Marco ngira nyinyir ke Risma itu seaman dia nyinyirin Ahok. Salah langkah dia," tulisnya.

Berita Terkait : Habis Bambu Terbitlah Batu

Akun @nihaqus mencuit lebih keras. Dia bahkan menyamakan Marco sebagai hal yang harus dibersihkan. "Integritas yang dimiliki Bu Risma, saya yakin bu Risma akan membuat Jakarta bersih dari sampah seperti Marco2 ini," sindirnya.


Namun, ada juga yang membela Marco. Salah satunya akun @BenEfraim3. "Salah satu tweet yang sangat berkualitas dari tim anies yang pernah saya baca," kicaunya di kolom komentar cuitan Marco. [SAR]