Mega Ketum Lagi, Nggak Heran...

Klik untuk perbesar

RMco.id  Rakyat Merdeka - Megawati kembali terpilih sebagai Ketum PDIP untuk periode 2019-2024. Jika tidak ada halangan di tengah jalan, berarti Mega akan menjadi ketum parpol selama 28 tahun. Dia pertama kali menjadi ketum parpol pada 1996, saat PDIP masih bernama PDI. Wow, waktu yang sangat panjang dan susah dikalahkan sosok lain. 

Terpilihnya Mega berlangsung di hari pertama Kongres V PDIP, di Bali, kemarin. Tidak ada pemungutan suara dalam pemilihannya. Semua kader secara sepakat meminta kesediaan Mega kembali menjadi nakhoda partai berlambang banteng itu. 

Awalnya, tidak ada pemilihan di hari pertama kongres. Sidang Pleno I yang dipimpin Soerjo Respationo hanya beragendakan meminta seluruh pengurus cabang dan daerah menyampaikan sikap dan pandangannya. 

Pengurus PDIP dari seluruh wilayah Indonesia dan luar negeri dibagi menjadi sembilan zona. Yakni Sumatera, Sulawesi, Papua, Pulau Jawa dan Bali, Kalimantan, Maluku dan Maluku Utara, Aceh, DPLN Zona Eropa dan Amerika Serikat, dan DPLN Zona Asia. Di sini, masing-masing pengurus wilayah menyampaikan pemandangan atas berbagai isu yang dihadapi masing-masing. 

Berita Terkait : Pertegas Garis Kerja Politik dan Ideologi, Banteng Menang di 2024

Namun, semuanya selalu dimulai dengan meminta dan menyetujui agar Megawati kembali memimpin partai untuk periode 20192024. Dengan pandangan ini, Soerjo kemudian meminta Megawati bersedia diambil sumpahnya menjadi ketua umum lagi. 

“Apakah Ibu Megawati Soekarnoputri bersedia untuk kembali menjadi Ketua Umum DPP PDI Perjuangan periode 2019-2024?” tanya Soerjo. Mega mengiyakan. “Ya, saya bersedia,” jawab Mega. Dia lalu mengucapkan lima sumpah jabatan. 


Dalam pidatonya setelah mengucapkan sumpah, Mega menyatakan, tugasnya ke depan berat sekali. “Terima kasih, saya telah mendapat tugas berat disuruh lagi menjadi Ketua Umum PDIP. Meskipun berat sekali, tapi saya berpikir ini demi kepentingan bangsa dan negara. Dan Alhamdulillah, saya diminta secara aklamasi oleh 34 DPD, dan sekarang dengan penuh penghormatan dan kehormatan dipilih oleh utusan partai di dalam bagian AD/ART kita yaitu sebuah institusi tertinggi partai yang namanya kongres partai yang kelima,” ucap Mega. 

Di dunia maya, terpilihnya Mega jadi Ketum PDIP menjadi pembicaraan hangat. Bahkan muncul tangar #TetapMega. Namun, tangapan warganet beragam. Ada yang memberikan ucapan selamat, ada juga yang sedikit menyindir. Yang mengucapkan selamat salah satunya akun @CH_chotimah. 

Berita Terkait : Di Kongres PDIP, Prabowo Dianggap Pemenang Perang

“Selamat untuk ibu Megawati yang ditetapkan kembali sebagai ketua umum @PDI_ Perjuangan 2019-2024. Semoga pdip makin jaya bersama jayanya pancasila. Dan menang lagi di 2024 baik pileg dan pilpres,” cuitnya. 

“Selamat ibu... Semoga diberikan kemuliaan menjadi negarawan sejati...” susul akun @Tere_ one34. “Selamat buat ibu ketum PDIP Megawati SP yang terpilih lagi menimpin PDIP untuk periode 2019-2024. #TetapMega,” kata akun @ellys_kerhi. Beberapa akun lain bahkan mendoakan Mega dan PDIP semakin sukses. “Selamat atas terpilihnya kembali ibu Megawati Soekarnoputri sebagai ketua umum PDIP semoga partainya menjadi yang amanah,” tulis akun @24khotib. 

“Selamat dan sukses atas terpilih nya Ibu Megawati Soekarno Putri tuk Memimpin Partai PDI Perjuangan 2019 2024 Jaya selalu PDIP. MERDEKA,” timpal @DoddyRambing. Akun @cintada17 menyebut Mega tidak tergantikan. “Ibu Mega adalah wanita tangguh. Partainya tetap berdiri meski pernah datang gelombang yg menerpa, itu sejarah yg pernah kudengar. Selagi Beliau masih berdiri kokoh biarkan #TetapMega, Agar generasi penerus bisa belajar dan meneladaninya,” tulisnya.

Adu yang nyindir, salah satunya akun @aris_prmn. Dia merasa, Mega sudah terlalu lama menjadi Ketum PDIP. “Gak bosen bu?” kata akun @aris_prmn. 

Berita Terkait : Mega Resmi Jadi Ketum PDIP Lagi

Akun @sabi61616953 menyebut, terpilihnya kembali Mega menunjukkan bahwa di negeri ini susah regenerasi. Akun @aldrin_syah langsung menimpali. “Yang pengen jadi pengganti banyak, cuma pada gak berani aja ngelangkahin dia.... Pada mau cari aman, cari momen yang pas. Ingat politik banyak strateginya,” tulisnya. [BCG/MHS]