Heboh Taruna Bawa Bendera Tauhid, Jenderal Andika Pasang Badan

Klik untuk perbesar
KSAD Jenderal Andika Perkasa (Foto:Istimewa)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa pasang badan untuk Enzo Zenz Allie. Dia tetap melantik anak keturunan Perancis itu sebagai Taruna Akademi Militer (Akmil) meskipun banyak pihak yang mengaitkannya dengan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). 

Menurutnya, Enzo berhasil lolos tes moderasi bernegara. Enzo menjadi buah bibir usai videonya saat berdialog dalam bahasa Prancis dengan Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto, viral di media sosial. Sayang, namanya kini tercoreng, setelah warganet menelanjangi akun medsos miliknya dan sang ibu. 

Beberapa postingan Enzo memuat foto-foto dia membawa bendera tauhid. Enzo disebut-sebut pendukung khilafah dan HTI TNI Angkatan Darat (AD) pun menerapkan tes tambahan moderasi bernegara. Tujuannya untuk memastikan Enzo pro-khilafah atau tidak. 

Menurut Andika, tes ini terbilang akurat karena sudah diterapkan selama 8 tahun terakhir untuk seleksi taruna. Tes itu digelar pada Sabtu-Minggu pekan lalu. Hasilnya dianalisis Senin (12/8). Hasilnya, semangat bernegara Enzo cukup tinggi. Mencapai 84 persen. 

Berita Terkait : Swasembada Bawang Putih Jurus Ampuh Lawan Mafia Pangan


Karena itu, TNI memutuskan Enzo tetap diterima sebagai taruna Akmil di Magelang, Jawa Tengah. “Nilainya di situ adalah 5,9 dari maksimum 7. Jadi indeks moderasi bernegaranya cukup bagus,” kata Andika di Mabes TNI AD, Jakarta, kemarin. 

Tes tersebut, kata Andika, sebetulnya adalah tes ulang. Tujuannya agar hasil yang diperoleh lebih akurat dan meyakinkan. “Jadi kita ingin memastikan yang bersangkutan dan berdasarkan penilaian kita menggunakan alat ukur. Memang yang kita terima ini memenuhi syarat,” lanjutnya. 

Tak berhenti di situ, Enzo juga akan diuji selama 4 tahun saat menempuh pendidikan di Magelang, Jawa Tengah sebelum menjadi TNI aktif. Proses itu, kata Andika tidak mudah. 

Selama 5 tahun terakhir, sudah ada 15 calon prajurit taruna dikeluarkan. Alasannya beragam; mulai dari jasmani hingga ideologi. Jika merujuk hasil tes moderasi bernegara, mantan Danpaspampresini berharap Enzo dan taruna angkatan 2019 bisa lulus dan menjadi Perwira kelak. 

Berita Terkait : Ekspor Tanaman Hias Indonesia Tembus Jepang, Rusia, hingga Kuwait

Tidak lupa, ia juga meminta dukungan dari orang-orang terdekat taruna agar pendidikan mereka berjalan dengan baik. “Sehingga mereka benar-benar bisa menjadi perwira TNI AD yang memang sesuai dengan harapan. Yang bisa menjaga keutuhan NKRI. Yang bisa menjaga kehidupan beragama yang beragam. Yang bisa menjunjung nilai-nilai kemanusiaan keadilan dan persatuan,” harap Andika. 


Di Twitter, keputusan Jenderal Andika mempertahankan Enzo sebagai Taruna Akmil TNI banjir dukungan. Salah satunya dari senator Fahira Idris. 

“Soal Enzo, Hormati Keputusan TNI Kita semua tahu lolos Akmil tidak mudah. Prosesnya baik fisik, mental, maupun ideologi juga sangat berat. Selain sangat selektif, TNI juga sangat profesional. Jadi mari kita hargai keputusan TNI yang telah meloloskan Enzo,” cuit Fahira di akun @fahiraidris membuka kultwit-nya soal Enzo. “Betul pak Jenderal, hantam saja kepalanya pake popor senjata yang ngomong radikal radikul tapi ga paham situasi yang sebenarnya,” timpal @ Alloenk8. 

“Alhamdulillah. TNI AD Mempertahankan Enzo Ellie...,” cuit @Asmara_Maudy. Sementara, @MardiantoMamay. Mengucapkan selamat kepada Enzo yang tetap menjadi Taruna Akmil. “Selamat buat enzo. respect buat TNI bagi yg meragukan kredibilitas TNI, patut dipertanyakan,” sindir @MardiantoMamay. 

Berita Terkait : Pasokan Cabe dan Bawang Merah Cukup, Harga Stabil

Kenapa ya mereka ini getol banget supaya Enzo dipecat dari TNI hanya karena bendera bertuliskan Lailaha illallah?,” tanya akun @UmarhsbChelsea. Akun lainnya malah memandang kasus Enzo sengaja dimunculkan untuk menenggelamkan isu blackout PLN. 

“Isu ENZO radikal muncul pertama kali setelah nama-nama dalang Blackout PLN mencuat ke publik,” duga @toniyless. Tidak sedikit juga menyangkan sikap TNI. 


Menurut @AbuLukLukMajusi, bendera yang dibawa Enzo seperti terlihat di akun Medsosnya memang mirip bendera kelompok radikal. “Bendera hitam yang di bawah Enzo mirip seperti yang dibawa orang-orang radikal,” kicaunya. “HTI jelas punya bendera. Bahkan dijelaskan persis dalam 1 bab pada kitab mereka. Jenisnya sama yang dikibarkan enzo,” timpal @SalmanAbottah. [SAR]

RM Video