Omongin Kursi Ketum PSSI

Mahfud MD Ikut-ikutan Dagangin Erick Thohir

Klik untuk perbesar
Mahfud MD Bersama ⁦Erick Thohir (Foto: twitter @mohmahfudmd)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Pasca mundurnya Edy Rahmayadi, perebutan kursi ketua umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) semakin kencang. Dukung mendukung pun mulai mencuat ke permukaan.

Kemarin, mantan hakim Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD menyiratkan dukungannya kepada Erick Thohir sebagai calon ketua umum PSSI. Jika benar maju, Erick akan melawan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar yang lebih dulu menyatakan siap maju di Kongres nanti. 

Tak sungkan lagi, Mahfud MD mengumumkan dukungannya kepada Erick Thohir melalui akun media sosial twitternya.  Di akun Twitternya, @mohmahfudmd, Mahfud mengunggah sebuah foto sedang duduk bersama Erick Thohir. Sebuah caption pun ditulis Mahfud. “Bersama @erickthohir siap mendukung perbaikan PSSI,” cuit Mahfud. 

Nama mantan bos Inter Milan ini memang sedang digadang-gadang sebagai pengganti Edy Rahmayadi yang mundur pertengahan bulan ini. Namun, Erick terkesan masih malu-malu ketika didorong menjadi ketum PSSI. 

Baca Juga : Bank Mandiri Dongkrak Kinerja Petani Ciamis

Selain Erick, ada dua nama lagi yang ramai dikaitkan dengan posisi ketua umum. Keduanya adalah mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, dan Muhaimin Iskandar (Cak Imin), ketua umum PKB. Cak Imin sudah menyatakan kesiapannya. Sedangkan Ahok belum ada komentar. 

Kembali ke ciutan Mahfud, di dalam unggahannya itu, Mahfud juga mengunggah foto bersama Said Didu, bekas Sekretaris Kementerian BUMN. Captionnya pun sama, “Bersama Pak @saiddidu siap mendukung perbaikan PSSI,” tulisnya. 

Said Didu merupakan mantan pejabat di era presiden Joko Widodo. Ia sempat menjabat sebagai Staf khusus Kementerian ESDMperiode 2014 hingga 2016 dan juga anggota DPR/MPR1997-1999.  Komentar Mahfud menuai pro dan kontra di dunia maya. @yadiahadiah sangat setuju Erick dan Mahfud menjadi pengurus PSSI. “Setuju.. Kalau Prof Mahfud dan Bang Erick mau benahi PSSI,” dukungnya. 

Support juga diungkapkan @BejoSelo. “Mantap.. Kalau ada Pak Mahfud dan Pak Erick di PSSI, udah tenang rasanya.. Tapi hati-hati pak musuhnya mafia bola dimana-mana,” ingatnya.  @marshelmardinas menilai, sudah saatnya PSSI mempunyai pimpinan dan pengurus yang punya integritas. “Setidaknya untuk tingkat ASEAN dululah. Selamat berjuang Prof dan Bang Erick.” 

Baca Juga : Paloh Garuk Kepala, Bowo Nunjuk-nunjuk

Jika siap menjadi pengurus PSSI, menurut @Samuelmanaf4, Mahfud dan Erick akan berhadapan dengan mafia bola yang sudah merajai sepak bola Indonesia.   “Wahh...prof @mohmahfudmd siap-siap dimusuhin mafia judi bola nih. Tapi saya dukung semoga sukses,” tulisnya sambil menempelkan #fairplay. 

Lanjut, @MerryAnjani19 menegaskan, siapapun layak menjadi ketum PSSIdengan syarat orang-orang lama harus mundur. Percuma ganti body kalau masih memakai mesin lama. Di luar keliatan kinclong tapi mesinnya bobrok.
 
Pendapat yang sama diungkapkan @muhammadpionz. Katanya, jika ketumnya ganti,   tetapi orang-orang dalam masih sama. “Saya kira PSSIakan tetap begini-begini aja pak,”ujar dia menuliskan #REVOLUSIPSSI. 

@saptonug777 bilang mengubah PSSItidak bisa hanya dari pengurus PSSI. Para pemegang suara (klub peserta liga) juga harus bisa di revokusi sistemnya.  Mereka “nyaman” dengan kondisi seperti ini. “Ganti semua peungrus   PSSI. Reformasi... Jangan itu-itu aja pengurusnya,” pinta @ J4j4nk. 

Bagi yang menolak Erick membeberkan jika ketua TKN Jokowi-Ma’ruf ini belum layak menduduki posisi ketua PSSI. “Semoga bukan karena bapak haus jabatan, masih banyak yang lebih mampu dan layak dari bapak berdua,” kata @Nonaboson75  @IbnuSholh mengamini pernyataan @ Nonaboson75. 

Baca Juga : Tak Jadi Demo UU KPK Hari Ini, Mahasiswa Insyaf...

Menurutnya, jangan diserahkan jabatan ketua PSSI kepada orang politik maupun afiliasinya. “Kalau diserahkan ke politik akan sama aja. Keluar dari mulut harimau masuk ke mulut buaya,” duganya.  [REN]

RM Video