Top, PII Sabet PPP Agency of the Year 2019 di Asia

Klik untuk perbesar
Direktur Utama PT PII Armand Hermawan (kiri) saat menerima pengharagaan PPP Agency of the Year 2019 di Asia dalam acara The Asset Triple A Asia Infrastructure Awards 2019, di Singapura. (Foto: Humas PII)

RMco.id  Rakyat Merdeka - PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PT PII), salah satu Special Mission Vehicles (SMV) Kementerian Keuangan RI, menerima penghargaan Asia Infrastructure Award sebagai “PPP Agency of the Year 2019”pada kategori Institution Award, dari The Asset, salah satu perusahaan multi-media terintegrasi yang berfokus pada industri keuangan di Asia.

Berita Terkait : PII SabetĀ TOP Governance, Risk & Compliance (GRC) 2019


Penghargaan ini memperkuat posisi PT PII sebagai satu-satunya single window policy Penjaminan Pemerintah dalam skema Kerja sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU)/Public Private Partnership (PPP) di kawasan Asia. Pencapaian ini juga diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan investor dan lenders dalam berinvestasi dan membiayai proyek infrastruktur nasional. Hal tersebut disampaikan Direktur Utama PT PII Armand Hermawan saat menerima pengharagaan tersebut dalam acara “The Asset Triple A Asia Infrastructure Awards 2019” di Singapura.
 
“Pencapaian ini tidak terlepas dari usaha seluruh jajaran PT PII, serta dukungan yang sangat berarti dari Kementerian Keuangan sebagai pemegang saham beserta seluruh pemangku kepentingan. Pencapaian ini memberikan semangat bagi PT PII untuk dapat terus menjalankan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya, dan melanjutkan kontribusi dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di Indonesia” tutur Armand.

Berita Terkait : BRI Sabet 2 Penghargaan sebagai Bank Persero Terbaik dan CEO of The Year 2019

Indonesia telah sukses mengembangkan skema PPP sebagai inovasi pembiayaan infrastruktur yang telah diterima oleh pasar dengan diberikannya penjaminan untuk 22 proyek berskema PPP pada sektor Jalan Tol, Transportasi, Air Minum, Kelistrikan dan Telekomunikasi.
 
Pada kesempatan terpisah, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan apresiasinya kepada PT PII atas diraihnya penghargaan ini. “Penghargaan ini merupakan pengakuan dunia internasional terhadap kontribusi PT PII. Melalui penjaminan dan inisiatif strategis PT PII,  skema KPBU dapat diimplementasikan oleh Pemerintah selaku  Penanggung Jawab Proyek Kerjasama (PJPK) dan diterima baik oleh investor. Kementerian Keuangan mendorong KPBU sebagai skema alternatif pembiayaan infrastruktur nasional. Melalui Special Mission Vehicle (SMV) seperti PT PII, kesenjangan pembiayaan infrastruktur dalam APBN dapat diatasi,” kata Sri Mulyani.
 
Sri Mulyani juga menjelaskan pentingnya peran dan mandat PT PII dalam membantu PJPK untuk penyiapan dan transaksi proyek (Project Development Facility/PDF) terutama dalam memastikan proyek disiapkan secara baik dan tepat sehingga dapat diterima oleh pasar. Partisipasi PT PII didalam Kantor Bersama KPBU (PPP Office) bersama institusi terkait merupakan bentuk kolaborasi aktif menjawab hal yang menjadi perhatian PJPK dan investor dalam proyek.  
 
Acara “The Asset Triple A Asia Infrastructure Awards 2019” dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan panel diskusi “The 4th Asia Infrastructure Finance Leaders Dialogue”. Direktur Utama PT PII menjadi narasumber pada salah satu sesi panel bertema “Infrastructure Projects in Asia : Looking Back and Looking Ahead” dengan moderator Managing Editor The Asset. Audiens dalam diskusi tersebut antara lain lembaga perbankan dan perusahaan investasi bertaraf internasional.
 
Sebelumnya, PT PII juga telah menerima sejumlah penghargaan yaitu “The Best State Owned Company 2018” dari Majalah SWA, “The Best Risk Asian Award 2018” dari Asian Risk CMR dan “The Trusted Company 2018” dari Corporate Governance Perception Index. [MRA]