Bantu Korban Gempa Maluku, Pertamina Kirim Makanan Dan Peralatan Masak

Klik untuk perbesar
Pertamina MOR VIII memberikan bantuan untuk korban gempa Halmahera Utara, Maluku Utara. (Foto: Pertamina MOR VIII)

RMco.id  Rakyat Merdeka -
Pasca gempa 7,2 SR di Halmahera Selatan, Pertamina menggelar aksi cepat tanggap darurat dengan mengirimkan bantuan langsung ke lokasi pengungsian di Desa Wayatim dan Yomen. Bantuan diserahkan oleh Tim Pertamina Peduli di dapur umum posko pengungsian Desa Yomen, Kepulauan Joronga, Halmahera Selatan, Maluku Utara.

Unit Manager Communication, Relations, & CSR MOR VIII PT Pertamina Brasto Galih Nugroho mengatakan, Tim Pertamina Peduli langsung terjun ke lokasi terdampak gempa bersama dengan di beberapa titik. “Tim beserta TNI, aparat Kepolisian, dan Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara bergerak dari Labuha untuk meninjau lokasi terdampak serta menyerahkan bantuan untuk korban gempa yang mengungsi di Desa Wayatim, Bacan Timur serta Desa Yomen, Kepulauan Jaronga, Halmahera Selatan,” ujar Brasto.

Berita Terkait : Pertamina EP Tanggap Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan

Pertamina Peduli bersama dengan tim BUMN Hadir Untuk Negeri terus memantau perkembangan dan mengirimkan bantuan untuk korban bencana alam gempa bumi di wilayah Halmahera Selatan. Bantuan dibawa dari Labuha menuju Desa Wayatim menggunakan kapal speedboat dengan waktu tempuh 2 jam perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Desa Yomen yang berjarak 2,5 jam dari Desa Wayatim.


“Bantuan yang diserahkan berupa makanan dan minuman dalam kemasan, peralatan memasak, kompor gas, BrightGas tabung 5.5kg, tikar, selimut, dan lain-lain,” tambahnya.

Berita Terkait : Atasi Karhutla di Riau, Pertamina Terjunkan Tim Operasi Darurat

Pasokan BBM Aman

Pertamina juga terus memastikan kebutuhan BBM masyarakat Halmahera Selatan dapat terus terpenuhi tanpa kendala. Operasional Pertamina di sekitar wilayah gempa Halmahera Selatan yakni Terminal BBM Labuha dan lembaga penyalur dilaporkan dalam keadaan aman dan tidak ada kerusakan sarana dan fasilitas penyaluran BBM sehingga operasional. 

Berita Terkait : Pemprov DKI Luncurkan Program Keringanan Dan Penghapusan Tunggakan Pajak

Pertamina terus mengantisipasi potensi adanya gempa susulan di wilayah tersebut. Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan menetapkan status tanggap darurat tujuh hari sampai dengan Minggu (21/7). [DIT]