Garap RDMP, Kapasitas Kilang Balikpapan akan Naik 38 Persen

Klik untuk perbesar
Pegawai Pertamina sedang memeriksa pipa minyak. (Foro: Pertamina)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Kapasitas Kilang Balikpapan ditargetkan akan naik sekitar 38 persen dengan adanya proyek Refinery Development Master Plan (RDMP). Saat ini, kapasitas kilang Balikpapan berkapasitas 260 million barrels steam per day (MBSPD) dan akan meningkat jadi 360 MBSPD.

Direktur Megaproyek Pengolahan dan Petrokimia Ignatius Tallulembang mengatakan, dengan adanya peningkatan ini, maka volume produk yang dihasilkan pun bertambah. Seperti produksi gasoline sebanyak 100 KBPD, diesel sebanyak 30 KBPD, LPG sebanyak 1.500 TPD dan produk propylene sebanyak 230 KTPA.

Berita Terkait : Dukung Sail Nias 2019, Produk UKM Pertamina Diborong


"Peningkatan produk hasil dari Kilang Balikpapan ini tentunya akan menambah ketahanan dalam mencukupi kebutuhan energi nasional. Bukan hanya itu, tentunya juga akan berdampak pada penguatan devisa negara dan GDP Nasional," ujarnya dalam keterangannya, kemarin.

RDMP Balikpapan merupakan satu dari proyek pengembangan dan peningkatan kapasitas kilang yang dilakukan Pertamina. Bukan hanya penambahan kapasitas, namun produk yang dihasilkan juga akan memiliki standar EURO V.

Berita Terkait : Investasi Bidang Pertanian Bisa Redakan Dampak Perang Dagang AS-China

Selain itu, kompleksitas kilang juga akan bertambah sehingga bisa menghasilkan produk-produk yang memiliki nilai jual lebih tinggi dan bisa mengolah crude dengan kandungan sulfur lebih tinggi. Dengan investasi sekitar 6,5 miliar dolar AS, kilang Balikpapan akan menyerap Tingkat Kandungan Dalam Negeri yang diprediksi mencapai lebih dari 30 persen. [DIT]