Mudahkan Transaksi Valas

BNI dan BI Sosialisasikan DNDF dan LCS

Klik untuk perbesar
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) bersama Bank Indonesia (BI) komitmen untuk terus menyosialisasikan DNDF dan LCS untuk para pelaku bisnis. (Foto: Humas BNI).

RMco.id  Rakyat Merdeka - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) bersama Bank Indonesia (BI) terus menyosialisasikan transaksi pasar keuangan yang dapat membantu pelaku usaha di tanah air dalam melakukan jual beli valuta asing atau valas, sekaligus membantu upaya bersama dalam menstabilkan nilai tukar rupiah.

Kali ini, transaksi yang disosialisasikan adalah Transaksi Domestic Non Deliverable Forward (DNDF) dan Local Currencies Settlement (LCS).

Berita Terkait : Mendagri dan Mendes Bahas Optimalisasi Dana Desa

DNDF dan LCS ini merupakan kebijakan-kebijakan baru dari BI yang berpengaruh pada bisnis pelaku usaha. Sosialisasi ini menjadi bagian dari seminar atau workshop tentang Economic Outlook 2019 yang disampaikan BI dan BNI dalam memberikan update tentang kondisi ekonomi global dan domestik terkini kepada nasabah BNI.

Hadir pada acara tersebut, Direktur Departemen Pengembangan Pasar Keuangan BI Yoga Affandi, Direktur Tresuri & Internasional BNI Rico Rizal Budidarmo, Chief Economist BNI Kiryanto, serta 30 nasabah korporasi eksportir Jawa Timur di Surabaya, Rabu (24/7).

Berita Terkait : Musnahkan Narkoba Sindikat Internasional, BNN Selamatkan 300 Ribu Nyawa Anak Bangsa

Rico Rizal Budidarmo mengungkapkan, BNI berkomitmen ikut serta dalam menjaga stabilitas nilai rupiah, antara lain dengan memberikan dukungan terhadap BI dalam mensosialisasikan dan memasarkan transaksi DNDF dan skema transaksi LCS.

Tujuannya, agar produk tersebut lebih dimanfaatkan para pelaku pasar, diantaranya adalah eksportir yang menjadi nasabah BNI.

Baca Juga : Baznas Raih Anugerah Syariah Republika 2019

“Salah satu program BNI dalam mendukung aktifnya transaksi DNDF dan skema transaksi LCS adalah dengan mengangkat tema pada Event Economic outlook 2019 dan Customer Gathering yang diadakan oleh BNI,” ujarnya.

DNDF merupakan transaksi derivatif valuta asing (valas) terhadap rupiah yang standar (plain vanilla) berupa transaksi forward dengan mekanisme fixing yang dilakukan di pasar domestik.
 Selanjutnya