Siswa Mengenal Nusantara 2019

Gandeng Pindad dan Dirgantara Indonesia, BNI Ajarkan Siswa Cintai Lingkungan

Klik untuk perbesar
SEVP Jaringan BNI Ronny Venir (ketiga kiri), Pemimpin BNI Wilayah Kalimantan Muhammad Arafat (kedua kanan) mengalungkan syal manik kepada salah satu peserta Siswa Mengenal Nusantara di Balikpapan, Rabu (14/8). Prosesi tersebut disaksikan oleh Asisten Perekonomian Pembangunan, dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Balikpapan Muhammad Noor (kiri). (Foto: Humas BNI).

RMco.id  Rakyat Merdeka - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) kembali mendukung Program Kementrian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Republik Indonesia (RI) dalam merealisasikan program Siswa Mengenal Nusantara (SMN) yang merupakan program pertukaran pelajar.

Tahun ini BNI menfasilitasi pertukaran pelajar dari Provinsi Kalimantan Timur dengan Jawa Barat yang berlangsung selama 7 hari dari tanggal 15 - 21 Agustus 2019 dengan salah kegiatan utama penanaman mangrove dan pengelolaan sampah.

Rangkaian SMN dimulai dengan pisah sambut pelajar dari Jawa Barat dan Kalimantan Timur yang diselenggarakan di Balikpapan, Rabu (14/8).

Hadir pada kesempatan tersebut SEVP Jaringan BNI Ronny Venir, Pemimpin BNI Wilayah Kalimantan Muhammad Arafat, Asisten Perekonomian Pembangunan, dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Balikpapan Muhammad Noor, serta perwakilan dari BUMN Co-PIC program tersebut.

Berita Terkait : Rangkaian Kegiatan Siswa Mengenal Nusantara Selesai, Pertamina Sambut Kembali Siswa Jatim dari Gorontalo

Ronny Venir menuturkan bahwa program SMN yang juga merupakan rangkaian perayaan HUT Ke-74 RI tersebut bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada pelajar SMA sederajat untuk mengenal Indonesia yang kaya akan budaya dan potensi alamnya.

Selama berada di Kalimantan Timur, 30 pelajar termasuk 3 pelajar difabel dari Jawa Barat akan dididik untuk menjadi pelajar yang lebih peduli terhadap lingkungan melalui rangkaian kegiatan penanaman mangrove, pengurangan sampah plastik, kegiatan bersih-bersih lingkungan, serta awareness terhadap energi.

BNI berharap pelajar-pelajar tersebut dapat menjadi duta lingkungan setelah mengikuti kegiatan.


“Selain kegiatan peduli terhadap lingkungan, para pelajar akan mengunjungi kantor BUMN yang berada di Kalimantan Timur, mengikuti Bela Negara bersama TNI selama 2 hari, dan mengunjungi Rumah Kreatif BUMN (RKB) Samarinda.

Berita Terkait : Kenalkan Kekayaan Nusantara, AP II Kirim 27 Pelajar Kalteng Ke Palembang

Selain peserta akan mengikuti Pemaparan Psikologi Remaja, Kunjungan Mitra BUMN, Kunjungan Sekolah Unggulan, Pelajaran Kesenian, dan lain sebagainya,” ujar Ronny.

Ronny menambahkan, sebagai BUMN, BNI, Pindad, dan Dirgantara Indonesia mendapatkan mandat untuk mengirimkan 23 pelajar SMA sederajat terpilih dari 7 Kabupaten dan 3 Kota yang berada di Propinsi Kalimantan Timur untuk mengikuti Program Mengenal Propinsi Jawa Barat.

Tiga dari peserta tersebut merupakan siswa difabel dan didampingi oleh 2 Perwakilan Guru Teladan, 1 Guru Pendamping Difable dan 1 Perwakilan Dinas Pendidikan.

“Selama mengikuti Program SMN di Propinsi Jawa Barat nanti, rombongan pelajar beserta 4 orang pendamping akan diterima oleh Jasa Marga, Biofarma, Jasa Tirta II serta Len Indusri selaku BUMN penyelenggara di Propinsi Jawa Barat.

Berita Terkait : BNI Gelar Pesta Rakyat dan Bagikan Ribuan Kacamata Gratis di Kaltim

Selain mengunjungi perwakilan kantor-kantor BUMN, siswa juga mengunjungi tempat-tempat wisata dan sejarah serta mitra-mitra binaan dan perajin UMKM yang menjadi binaan BUMN.

Sepulang dari mengikuti Program SMN nanti, pelajar dari Jawa Barat dan Kalimantan Timur diwajibkan membuat karya tulis dari hasil kunjungannya,” tutup Ronny.

Selain itu semua, Program SMN juga terdiri dari kegiatan Upacara Bendera, Pesta Rakyat berupa jalan sehat, pesta kuliner gratis, cek kesehatan gratis, pembagian kacamata gratis dan pasar murah untuk kalangan kurang mampu, pameran mitra binaan, festival LinkAja, serta hiburan artis nasional.


Sepanjang tahun 2019, BNI juga telah memberikan bantuan CSR untuk masyarakat di Provinsi Kaltim dalam bentuk bantuan elektrifikasi 150 rumah, bantuan MCK 150 pintu, bantuan sarana air bersih 6 titik, bantuan bedah rumah 30 rumah, dan beasiswa untuk jenjang SD, SMP dan SMA sebanyak 75 siswa.[SRI]