Bantu WNI di Jepang, BNI di Osaka Bisa Langsung Layani Perbankan

Klik untuk perbesar
Petugas BNI Osaka memberikan penjelasan terkait pelayanan perbankan yang dapat diberikan kepada seorang pemagang asal Indonesia, saat menjelang peringatan HUT Ke-74 RI di Osaka, Jepang, Sabtu (17/8). (Foto: Humas BNI).

RMco.id  Rakyat Merdeka - Bagi banyak warga negara asing boleh jadi menjadi pemagang di Jepang adalah impian, karena negara Sakura ini menawarkan penghasilan yang cukup menjanjikan, tidak terkecuali untuk sebagian Warga Negara Indonesia (WNI).

Sebagai peserta program pra magang (Kensushei) dan dilanjutkan menjadi pemagang (Jissushei), WNI akan memperoleh penghasilan yang cukup tinggi sehingga membutuhkan kemampuan untuk pengelolaan keuangan yang baik.

Pada tahap inilah PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) hadir di Tokyo dan Osaka, Jepang untuk memudahkan para pemagang mendapatkan pelayanan perbankan, terutama layanan membuka rekening bank.

Berita Terkait : Sofyan Basir Tidak Bisa Dijerat Pasal Perbantuan

Belum lama ini, kantor perwakilan BNI di Osaka mendapatkan lisensi baru yang memungkinkannya menjadi agen untuk membukakan rekening tabungan BNI.

Dengan demikian, para pemagang asal Indonesia yang berada di kawasan Kansai, tidak perlu harus ke Tokyo untuk membuka rekening BNI.

Memiliki rekening bank sangat penting bagi para Kensushei dan Jissushei ini. Salah satu layanan yang sangat mereka butuhkan dan akan menjadi semakin mudah dengan adanya rekening BNI adalah layanan pengiriman uang ke Indonesia.

Berita Terkait : Pakai Baju Adat Bali, BKS Pimpin Upacara Hari Perhubungan

Mereka juga menjadi semakin mudah untuk menabung. Menabung adalah langkah penting yang dapat menjaga hasil jerih payah para pemagang selama bertahun-tahun di Jepang.


Dengan menabung, para pemagang dapat tetap memiliki dana pada saat mereka kembali ke Indonesia. BNI sangat memahami kebutuhan para Kensushei dan Jissushei ini.

Sebagai satu-satunya bank asal Indonesia yang sudah beroperasi sejak tahun 1969 di Jepang, BNI memiliki komitmen yang kuat untuk memberikan dukungan bagi WNI di Jepang yang jumlahnya kini tercatat sekitar 45.000 orang dan tersebar di berbagai wilayah, seperti di Tokyo, Osaka, hingga Kyoto.
 Selanjutnya