Target Menampung 5,17 Juta Penumpang

AP II Perluas Bandara Minangkabau

Bandara Internasional Minangkabau, Padang. (Foto: AP II).
Klik untuk perbesar
Bandara Internasional Minangkabau, Padang. (Foto: AP II).

RMco.id  Rakyat Merdeka - Angkasa Pura II tengah mengembangkan terminal penumpang pesawat di Bandara Internasional Minangkabau, Padang. Pengembangan ini agar bandara bisa menampung 5,17 juta penumpang per tahun.

Executive General Manager Bandara Internasional Minangkabau, Yos Sugiono mengatakan, salah satu alasan dilakukan peningkatan kapasitas terminal karena pertumbuhan penumpang pesawat yang cukup signifikan di Padang.

Tahun lalu, jumlah penumpang di Padang sudah mencapai 4,13 juta penumpang. Padahal kapasitas terminal di bandara hanya 2,3 juta penumpang.

Tambahan yang ada bisa optimal digunakan untuk mendukung peningkatan pelayanan di terminal penerbangan internasional mau pun domestik.

Berita Terkait : Sore Ini Menhub Tinjau Pengoperasian Runway 3 Bandara Soetta

“Kami berencana memperluas gudang kargo lebih dari dua kali lipat atau dari saat ini 1.583 meter persegi (m2) menjadi 3.677 meter persegi,” katanya.

Tidak hanya itu, area parkir kendaraan bermotor akan diperluas lagi. Dari sebelumnya 27.840 meter persegi menjadi 49.115 meter persegi.

“Setelah pengembangan itu maka kapasitas terminal nantinya meningkat drastis sekitar 125 persen,” kata Sugiono dalam siaran persnya, kemarin.

Selain itu, pengembangan terminal juga dilakukan sebagai upaya perseroan menggarap potensi pasar penerbangan yang terus tumbuh.

Berita Terkait : Tancap Gas Bangun Terminal 4, AP ll Gelontorin Investasi Rp 14 T

Saat ini, pengembangan dilakukan melalui pembangunan gedung baru yang terletak persis disebelah gedung terminal eksisting.

Adapun, luas terminal eksisting adalah 400,46 hektare (ha). Nantinya setelah pengembangan, maka luasnya akan menjadi 438,84 hektare.

Ia berharap, pengembangan terminal berjalan lancar dan ditargetkan awal tahun depan mulai dioperasikan.

“Progres pengembangannya sudah mencapai 60 persen,” katanya. Tak hanya fokus pada pengembangan terminal penumpang, AP II juga akan melakukan perancangan ulang tata letak (relayout).

Berita Terkait : Pasang Thermal Scanner dan Monitor Penumpang, AP II dan KKP Kompak Tangkal Virus Korona

Sehingga, area “Seluruh fasilitas pendukung operasional bandara diperluas, mulai dari terminal penumpang, gudan kargo, sampai area parkir. Ini dilakukan demi pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat Padang dan Sumatera Barat secara keseluruhan,” jelasnya.

Dia mengatakan, Padang merupakan salah satu destinasi wisata utama di Indonesia. Tentunya, AP II berkomitmen untuk turut mendukung pengembangannya dengan meningkatkan konektivitas transportasi udara di Padang.

Bahkan, Bandara Internasional Minangkabau merupakan bandara ke-6 tersibuk setelah SoekarnoHatta (Tangerang), Kualanamu (Deli Serdang), Halim Perdanakusuma (Jakarta), Sultan Mahmud Badaruddin II (Palembang), dan Supadio (Pontianak).

Maskapai yang melayani penerbangan dari dan ke Padang antara lain: Garuda Indonesia, Aviastar, Sriwijaya Air, Citilink, Lion Airlines, Batik Air, dan Wings Airlines. Sedang rute internasional dilayani AirAsia Group dari dan ke Kuala Lumpur. [IMA]