Saking Girangnya, Kakek Rela Ngelap Badan Kereta

36 Tahun Tak Dilewati KA, Warga Antusias Sambut Uji Coba Jalur Cibatu-Wanaraja

Direktur Utama KAI Edi Sukmoro (tengah) bersama warga di lintas
Klik untuk perbesar
Direktur Utama KAI Edi Sukmoro (tengah) bersama warga di lintas

RMco.id  Rakyat Merdeka - Masyarakat Garut, Jawa Barat sangat antusias menyambut rencana PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI untuk mengaktifkan kembali (reaktivasi) jalur kereta api (KA) Cibatu-Garut, yang mangkrak sejak 36 tahun silam.

Sejak tahun 1983, baru kali ini suara lokomotif terdengar kembali di wilayah itu.

Ibu-ibu dan bapak-bapak yang diajak masuk Kereta Khusus dalam acara uji coba jalur tersebut, tampak sangat gembira. Mereka menyanyikan lagu "Naik Kereta Api" sambil tepuk tangan, dipandu masinis.

Ekspresi kegembiraan lainnya, terlihat dari aksi seorang kakek, yang mengelap badan KA sebagai wujud syukur karena Wanaraja akhirnya kembali dilewati kereta setelah jauh melampaui seperempat abad.

Baca Juga : REI: Kebutuhan Dana Pembangunan Rumah MBR Tahun Ini Rp 29 T

Uji coba lintas Cibatu – Wanaraja sejauh 9,2 km pada jalur reaktivasi Cibatu – Garut sepanjang 19,5 km itu dilakukan KAI pada Minggu (29/9).

Menurut Direktur Utama KAI Edi Sukmoro, uji coba dengan lokomotif seri CC 201 berjalan lancar dengan kecepatan 10 km/jam.

Uji coba tersebut kemudian dilanjutkan dengan pengecekan menggunakan kereta kerja, pada Selasa (1/10). “Dua kali perjalanan uji coba dari Stasiun Cibatu melewati jembatan Cikoang, Stasiun Pasir Jengkol, jembatan Citameng dan Stasiun Wanaraja berjalan dengan lancar, ” ungkap Edi.

Baca Juga : Jokowi Mau Naikkan Usia Pensiun Prajurit TNI Jadi 58 Tahun

Saat ini, pembangunan jalur KA Cibatu-Wanaraja telah selesai dilakukan. Sedangkan untuk pembangunan Stasiun Wanaraja, masih terus dikerjakan.

"Targetnya, awal tahun 2020, masyarakat sudah bisa menikmati perjalanan dari Garut menuju Bandung, Jakarta, atau menuju ke wilayah lainnya," ujar Edi.

Ia menambahkan, proses reaktivasi jalur Cibatu – Garut dimulai dengan pendataan pada September 2018. Akhir September 2019, sudah mulai diuji coba.

Edi mengucapkan terima kasih kepada warga yang telah sangat kooperatif, untuk bersama-sama mewujudkan kembali aktifnya jalur ini.

Baca Juga : Dana FLPP Menipis, Perumahan MBR Terancam

Reaktivasi jalur Cibatu – Garut diharapkan akan semakin meningkatkan perekonomian wilayah Garut, yang banyak menghasilkan produk khas, dan juga dikelilingi tempat wisata yang menarik. [HES]