Lestarikan Elang Jawa, Pertamina Rogoh Kocek Rp 1,6 Miliar

Klik untuk perbesar
Proses pelepasan Elang Jawa

RMco.id  Rakyat Merdeka - Siti kembali bisa terbang diantara hutan Kamojang, Jumat (1/3). Ia bisa kembali ke habitatnya setelah direhabilitasi selama delapan bulan di Pusat Konservasi Elang Kamojang. Siti adalah elang ke-37 yang dilepasliarkan pusat konservasi binaan Pertamina Geothermal Energi Area Kamojang tersebut sejak akhir 2015.  

Vice President CSR & SMEPP Pertamina Agus Mashud, Vice President Stakeholder Relations Tengku Mirasfi, dan GM Area Kamojang PGE Wawan Darmawan menyaksikan pelepasliaran tersebut. Pelepasliaran Elang kali ini sekaligus diisi dengan simbolisasi penyerahan bantuan yang rutin dilakukan sebesar Rp 1,6 miliar yang diserahkan Vice President CSR & SMEPP Pertamina Agus Mashud.  

“Pendanaan yang kami berikan sejak 2015 ini  dimaksudkan agar Pusat Konservasi Elang Kamojang dapat semakin fokus dalam menjaga keanekaragaman hayati sekaligus memacu lembaga lain ikut serta mendukung pelestarian Elang Jawa di konservasi ini,” jelasnya.  

Berita Terkait : AS Roma Menang Perdana, Milan Tekuk Verona

Agus berharap, bantuan ini dapat mengembangkan Pusat Konservasi Elang Kamojang lebih maju lagi. Seperti diketahui, pendirian Pusat Konservasi Elang Kamojang merupakan inisiasi PGE bersinergi dengan BBKSDA Jawa Barat dan  Forum Raptor Indonesia.

Menurut Wawan, selain untuk menjaga keanekaragaman hayati dari kepunahan, konservasi ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan. “Masyarakat sekitar juga diberdayakan sebagai penyedia pakan elang. Bahkan, saat ini konservasi ini menjadi destinasi wisata edukasi,” jelas Wawan.  


Bantuan Pendidikan  

Berita Terkait : Pertamina Pasok Avtur Ke Bandara Kertajati 70 Kiloliter Per Hari

Sebagai bentuk kepedulian di bidang pendidikan di sekitar wilayah operasinya, Pertamina Geothermal Energi Area Kamojang juga menyerahkan bantuan pendidikan kepada Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Annur Ibun yang berada di sekitar area Pertamina Geothermal Energi (PGE) Kamojang sebesar Rp 150 juta. Bantuan tersebut rencananya digunakan untuk renovasi gedung PKBM. Selain itu, Pertamina juga memberikan perlengkapan sekolah untuk 90 siswa PKBM Annur Ibun senilai Rp 22 juta.  

Bantuan tersebut diserahkan oleh Vice President CSR & SMEPP Pertamina Agus Mashud kepada Ketua Yayasan PKBM Annur Yanti Lidiyanti. Sedangkan bantuan perlengkapan sekolah, secara simbolis diserahkan oleh Vice President Stakeholder Relations Mirasfi kepada dua perwakilan siswa PKBM Annur Ibun, di Geothermal Information Center, Kamojang, pada Jumat (1/3/2019) sebagai rangkaian Rapat Koordinasi Corporate Secretary Pertamina.

Agus berharap, bantuan pendidikan ini dapat meningkatkan semangat belajar para siswa dan memotivasi PKBM Annur Ibun untuk semakin berkembang dalam mencerdaskan generasi muda Ibun, Kamojang.  

Berita Terkait : Di Hari Pelanggan Nasional, Pertamina Ajak Konsumen Move On ke Pertamax Series

Yanti Lidiyanti sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, ini  merupakan kali kedua PKBM Annur Ibun mendapatkan bantuan. Sebelumnya, bantuan diberikan pada tahun 2004.  

“Kami sangat bahagia karena tetap menjadi binaan Pertamina. BUMN ini telah memberikan banyak sekali kepada masyarakat  di sekitar wilayah operasinya. Semoga, Pertamina semakin terus maju dan berjaya di masa yang akan datang,” ujarnya. [DIT]

RM Video