Tiang Listrik Yang Roboh Menimpa KRL Bukan Milik PLN

PLN Pastikan Tak Ada Pemadaman Listrik

Klik untuk perbesar
KRL Commuter Line relasi Jatinegara-Bogor yang anjlok di antara Stasiun Cilebut-Bogor. Kereta yang keluar rel itu juga tertimpa tiang Listrik Aliran Atas (LAA) milik PT KAI. (Foto : Humas KCI)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Begitu mendengar berita tentang tiang listrik yang roboh akibat terseret KRL Commuter Line relasu Jatinegara-Bogor yang anjlok di petak jalan Cilebut-Bogor, PLN langsung bergerak cepat menerjunkan tim teknis terdekat, untuk memberikan bantuan dan memverifikasi tiang tersebut.


Dari data yang dihimpun PLN di lapangan, diketahui bahwa tiang tersebut bukan milik PLN.  Melainkan milik pelanggan PT KAI GL Bogor, yang merupakan pelanggan Tarif/Daya: T/3465 kVA.

Berita Terkait : Ingin Secepatnya Berkuasa, Guaido Pakai Pemadaman Listrik Massal

"Kami ikut prihatin atas peristiwa terseretnya tiang listrik commuter, yang mengakibatkan robohnya tiang listrik tersebut, dan menimpa commuter line. Kami harap, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kami informasikan bahwa tiang tersebut bukan milik PLN. Melainkan instalasi pelanggan yakni PT KAI GL Bogor," jelas Executive Vice President Corporate Communication & CSR PLN, I Made Suprateka, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (10/3).


KAI merupakan pelanggan PLN TM(Tegangan Menengah), di mana PLN hanya menyuplai dari gardu PLN ke gardu KAI. Selebihnya, instalasi listrik yang ada digunakan untuk mengoperasikan commuter line. Bangunan menjadi milik pelanggan, dalam hal ini KAI.

Baca Juga : Pamer Perkembangan Islam Di India

"Kami informasikan, tiang listrik yang roboh tersebut tidak ada kaitannya dengan tiang listrik yg menyuplai masyarakat. Sehingga, dipastikan tidak ada pemadaman," tandas Suprateka.


Ia menambahkan, PLN akan terus memantau dan membantu untuk hal-hal yang dibutuhkan guna mempercepat pemulihan listrik KRL. [HES]

RM Video