Setiap Bulan, Kansilog Wamena Siapkan 388,8 Ton Rastra

Klik untuk perbesar
Ilustrasi beras Bulog (Foto: Istimewa)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Kepala Kantor Seksi Logistik Bulog (Kansilog) Wamena Ahmad Mustari telah mengalokasikan 388,8 ton beras sejahtera (Rastra) setiap bulan untuk tahun 2019. Dalam triwulan pertama, telah disalurkan 777,6 ton beras untuk 2 bulan sekaligus, Januari dan Februari.

Ahmad mengatakan, penyaluran Rastra kepada masyarakat sudah dilakukan Pemkab Jayawijaya. 388,8 ton beras telah dialokasikan setiap bulan untuk 348 kampung dan kelurahan yang tersebar di 40 distrik.

Baca Juga : Polisi Cuma Bawa Gas Air Mata dan Tameng


“Di tahun 2019, pemerintah Jayawijaya telah meminta kepada Bulog untuk menyalurkan 2 bulan sekaligus Bansos Rastra. Jadi,total yang disiapkan untuk 2 bulan itu ada 777,6 ton. Kalau untuk 1 tahun, berarti 388,8 x 12. Itu sama dengan 4.665,6 ton. Itulah jumlah yang harus disiapkan Bulog secara bertahap," jelas Ahmad dalam keterangan tertulis.

Dijelaskan, Bulog hanya menyiapkan bantuan dari pemerintah pusat kepada masyarakat. Namun, untuk teknis pengaturannya diserahkan kepada pemerintah daerah melalui Dinas Sosial.
“Bansos Rastra ini bantuan dari Kementerian Sosial. Ini murni bantuan. Bukan subsidi. Sehingga, tidak dipungut biaya penebusan beras tersebut. Jadi, harus benar –benar turun ke masyarakat,” terang Ahmad.

Baca Juga : Terima Kekalahan Itu, Pahit Jenderal

Ia menambahkan, karena beras ini adalah murni bantuan dari kementerian, maka tidak bisa diperjualbelikan. Pemerintah daerah bersama Polres Jayawijaya turut melakukan pengawasan terhadap penyaluran beras ini ke masyarakat.


“Pemerintah sudah bertindak tegas dengan melakukan pengawasan langsung. Sehingga, kalau ada yang mencoba melakukan penyelewengan beras Rastra, akan segera ditindak. Begitu juga dengan pedagang yang membeli beras itu dari masyarakat. Itu pun akan kami tindak tegas,” ujar Ahmad.

Baca Juga : Menpora Apresiasi Hadirnya Wadah Pemuda Berkreatif NU

"Masyarakat yang mendapat bantuan beras ini, tidak dipungut biaya apa pun alias gratis. Sehingga. jangan coba –coba  menjual bantuan tersebut," imbuhnya.

Untuk kabupaten lainnya, beras Rastra disalurkan untuk jatah 1 bulan. “Kami membawahi 7 Kabupaten, yakni Jayawijaya, Yalimo, Mamberamo Tengah, Lanny Jaya, Tolikara, Puncak Jaya dan Nduga. Penyiapan stok beras ini setiap harinya masuk, dengan  menggunakan penerbangan yang telah dilakukan kerjasama sehingga untuk bantuan Bansos rastra ini akan terus dibagikan setiap bulan kepada masyarakat," pungkas Ahmad. [HES]

RM Video