Kurangi Sampah Plastik, Pertamina Bersih-bersih Kintamani

Klik untuk perbesar
Pekerja PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) V Jatim Balinus membagikan bibit pohon dalam rangka memperingati Hari Bumi. (Foto: Pertamina)

RMco.id  Rakyat Merdeka - PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) V Jatim Balinus bersama Hiswana Migas Bali serta Pemprov Bali melakukan aksi pembagian tas ramah lingkungan, penanaman pohon, dan bersih-bersih sampah plastik di Kintamani, Bali, Minggu (21/4). Kegiatan ini untuk memperingati Hari Bumi pada 22 April.

Aksi ini juga dilakukan untuk mendukung penuh Peraturan Kota Denpasar No.36/2018 tentang Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik dan Peraturan Gubernur Bali No.97/2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai. Pertamina memprakarsai kegiatan pembagian tas ramah lingkungan Bright Gas, penanaman pohon, dan pembersihan sampah plastik di kawasan Kecamatan Kintamani.

Berita Terkait : Atasi Karhutla di Riau, Pertamina Terjunkan Tim Operasi Darurat

Pembagian 1.000 tas belanja Bright Gas ramah lingkungan di Pasar Singa Mandawa Kintamani, dilakukan oleh pekerja perempuan Pertamina dan Persatuan Wanita Patra Pertamina dengan menggunakan pakaian adat Bali. Ini sekaligus dalam rangka Peringatan Hari Kartini.


Pertamina juga melakukan upaya bersih-bersih sampah plastik dan juga penanaman 500 pohon di Kawasan Kaldera Gunung Batur, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. “Pertamina bersama seluruh pihak yang bekerjasama mencoba melakukan aksi kecil yang diharapkan akan berdampak positif terhadap lingkungan sekitar,” ujar Unit Manager Communication & CSR MOR V Jatimbalinus Rustam Aji di Bali, Minggu (21/4).

Berita Terkait : Danone Kembangkan Palet Plastik dari Label Bekas AQUA

Branch Manager Marketing Pertamina Bali & NTB, Fedy Alberto mengatakan, pentingnya menjaga keseimbangan dan kelestarian alam, salah satunya adalah kegiatan aksi penanaman pohon. Hal ini sangat positif mengingat mulai berkurangnya jumlah pohon di Bali sebagai penjaga sumber mata air di Bali.

“Perlunya kegiatan penanaman secara berlanjut sebagai bentuk konservasi untuk menghindari dampak buruk kedepannya yaitu krisis air bersih di Bali,” jelas Fedy.

Berita Terkait : Bersih-bersih Pantai, Menhub: Semoga Bisa Kurangi Sampah Plastik

“Kami berharap dapat tercipta budaya masyarakat yang sejalan dengan program-program Bali Bebas Sampah Plastik, Bali Go Green and Clean, berlandaskan Tri Hita Karana,” tambahnya.


Ke depan, Pertamina berharap pembagian tas ramah lingkungan serta aksi bersih-bersih sampah plastik ini dapat juga mengedukasi masyarakat Bali dan meningkatkan partisipasi masyarakat untuk mengurangi penggunaan plastik dalam kehidupan sehari-harinya. Pasalnya, Bali merupakan salah satu destinasi wisata favorit baik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. [DIT]

RM Video