Bisnis Baru Cooling Down Perta Arun Gas, Bantu Wujudkan Visi Perusahaan

Klik untuk perbesar
Kapal berbendera Denmark yang dioperasikan oleh Malt LNG Transport milik Teekay Shipping (Glasgow) Ltd tiba di Pelabuhan khusus Blang Lancang pada 21 Mei lalu. (Foto: Humas Pertamina).

RMco.id  Rakyat Merdeka - PT Perta Arun Gas kembali membuka peluang bisnis baru dalam mewujudkan Visi PAG yaitu menjadi Perusahan regasifikasi dan LNG Hub kelas dunia melalui Bisnis cooling down services.

Kali ini, PAG melakukan bisnis cooling down untuk Kapal berbendera Denmark yang dioperasikan oleh Malt LNG Transport milik Teekay Shipping (Glasgow) Ltd telah tiba di Pelabuhan khusus Blang Lancang pada tanggal 21 Mei 2019.

Bisnis Cooling down ini merupakan proses pendinginan tanki kapal hingga mencapai temperature yang disyaratkan sebelum dilakukan pengisian LNG ke tanki kapal tersebut. Cooling down tanki kapal ini dilakukan untuk kapal yang selesai dry dock.

Berita Terkait : Perta Arun Gas Resmi Jadi Pelanggan Premium PLN

President Director PAG, Arif Widodo mengungkapkan bahwa Kapal Magellan Spirit yang sudah di dry dock di Singapura ini merupakan Kapal yang mempunyai kapasitas sebesar 153.000 m3.


Sebagai informasi, Pemerintah melalui surat Keputusan Menteri Keuangan No. 1693/KM.4/2016 tanggal 7 September 2016 dan diaddendum melalui surat Keputusan Menteri Keuangan No. 01/KM.4/WBC.01/2019 memberikan izin PLB dan izin pengusaha PLB kepada PT Perta Arun Gas.

Bisnis cooling down dilaksanakan di kawasan Pusat Logistik Berikat (PLB) PAG. Oleh karena itu, bisnis ini diwajibkan untuk mengikuti peraturan yang berlaku di PLB.

Baca Juga : Kendal Siap Kawal Korporasi Durian Berdaya Saing

Selain itu telah dilakukan konsultasi ke Bea Cukai Lhokseumawe pada tanggal 17 Mei 2019 terkait pelaksanaan cooling down yang dihadiri oleh PAG, PTGN dan Bea Cukai Lhokseumawe. Hasil dari konsultasi tersebut, PAG diwajibkan untuk mengirimkan surat permohonan addendum PLB dikarenakan adanya penambahan informasi konsumen pengguna LNG yaitu Magellan Spirit.

Terkait hal tersebut tgl 20 Mei 2019, PAG telah mengirimkan surat permohonan addendum PLB ke Bea Cukai. Sebelumnya, Kargo Pertama LNG milik Kyushu Electric yang dinamakan dengan Grace Barleria (LNG Tanker) telah tiba di Pelabuhan Khusus Blang Lancang pada tanggal 2 April 2019,dengan kapasitas 142.200 m3.

"Tentunya, PAG berharap bisnis ini mampu mSEI embawa banyak manfaat bagi Provinsi Aceh, terutama Masyarakat Aceh. " ungkap Arif. [SRI]