Berdayakan Peternak Desa

Ralali.com Gandeng Baznas Gelar Program Kurban Digital

Klik untuk perbesar

RMco.id  Rakyat Merdeka - Ralali.com menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) guna memudahkan pelaku usaha dalam melakukan ibadah kurban secara digital. Program ini juga menjadi cara Ralali.com dalam memberdayakan peternak pedesaan.

Chief Operating Officer Ralali. com Alexander Lukman mengatakan, selama 18 tahun Baznas telah dipercaya untuk mengelola dana zakat, infaq, dan sedekah (ZIS).

“Tidak berhenti disana, Baznas juga berpikiran jauh ke depan dengan menggandeng Ralali.com untuk penyedia kurban secara digital,” ujar Alexander dalam keterangan kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Ia mengungkapkan, program ini sejalan dengan visi perusahaan untuk mendorong ekonomi dan edukasi digital sampai pedesaan.

“Pengambilan hewan kurban langsung dari UMKM peternak,” ungkapnya.

Berita Terkait : Bahayakan Keselamatan, Drone Dilarang Terbang Di Area Bandara

Ia menjelaskan, kolaborasi ini bertujuan memberi kemudahan kepada pelaku usaha dalam melakukan ibadah kurban secara digital. Dimana pasca pelaksanaan kurban selesai dilakukan, para Mudhahhy (orang yang berkurban) akan langsung menerima laporan dari Baznas.

“Di lain sisi, program ini turut membantu para UMKM sesuai dengan misi kami. Dalam hal ini hewan kurban dipastikan berasal dari peternak yang berlokasi di pedesaan,” tegasnya.

Vice President of Partnership & Monetizing Ralali.com Alvin Aulia Akbar berharap, kurban digital ini mampu membantu para pelaku UMKM dalam menjalankan ibadah kurban dengan mudah, aman, dan nyaman. Lantaran adanya transparansi berupa laporan langsung dari Baznas sebagai penyelenggara.

“Selain berkurban, pelaku UMKM juga dapat sekaligus berinfak. Dana infak yang terkumpul nantinya akan disalurkan langsung kepada pengungsi Palestina melalui Baznas,” jelasnya.


Ia mengatakan, kolaborasi bersama partners melalui program maupun inovasi teknologi akan terus dijalankan Ralali.com ke depannya. Hal ini demi memberikan dampak yang signifikan dalam pengalaman berbelanja segala kebutuhan usaha maupun momentum-momentum besar lainnya.

Berita Terkait : Tertarik Program Desa Digital Jabar

“Kinerja dan kerja sama ini dijalankan tak lain adalah untuk terus membantu serta memberdayakan 1 juta UMKM di tahun 2019,” katanya.

Ketua Panitia Kurban Nasional Baznas 2019 Mohammad Indra Hadi mengatakan, pihaknya di tahun ini menargetkan penyaluran daging kurban ke berbagai wilayah pelosok yang jarang terjamah sebagai kontribusi untuk membantu penduduk kurang mampu.

Sekaligus menyambut Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada 11 Agustus 2019. “Untuk menjangkau seluruh masyarakat di berbagai daerah kami berkolaborasi dengan Ralali.com dalam program Kurban Berdayakan Desa Melalui Ralali.com untuk pengembangan UMKM,” ujarnya.

Indra memastikan, hewan kurban yang dijual Baznas mela￾lui platform Ralali.com diambil langsung dari peternak hewan kurban yang berlokasi di desa-desa kecil di Indonesia.

“Pengambilan hewan kurban di desa, bukan di kota, adalah wujud kepedulian lain demi membantu tingkat pertumbuhan ekonomi yang merata ke berbagai daerah,” tuturnya.

Baca Juga : Rommy Tuding KPK Asal-asalan Pilih Justice Collaborator

Harga kurban yang dijual pun dipastikan sesuai dengan standar yang berlaku. Mulai dari Rp 2.500.000 hingga Rp 17.000.000 berdasarkan kategori jenis hewan kurban.

Agar penyaluran daging kurban bisa tersampaikan secara merata dan tepat sasaran, Baznas juga akan melakukan koordinasi dengan anggota-anggotanya di berbagai daerah, untuk kemudian dikelola dengan baik sesuai dengan permintaan para UMKM yang berkurban.

Indra menambahkan, pihaknya terus berinovasi dalam melayani masyarakat, termasuk dalam menjalankan ibadah kurban.

Menurutnya, kerjasama dengan Ralali.com ini akan memudahkan masyarakat untuk menunaikan kurban sekaligus memberdayakan masyarakat desa. [ASI]