Aplikasi Kwai, Rangsang Pengguna Bikin Video Terbaik

Klik untuk perbesar
Country Manager Kwai Gagan Gandara. (Istimewa)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Aplikasi media sosial khusus pembuatan video bertema hiburan, Kwai gencar menarik minat banyak orang untuk bergabung menggunakan aplikasi tersebut.

Melalui fitur dan layanan yang dimiliki Kwai merangsang para pengguna membuat video kreatif. Dalam aplikasi Kwai, video yang dibuat akan memunculkan latar belakang musik (backsound) atau suara-suara lainnya.

Konsep ini dinilai bakal cepat populer di Tanah Air, apalagi jika video ini bertema hiburan dengan syarat usia di atas 15 tahun atau diutamakan mereka yang telah berusia dewasa.

Berita Terkait : Keamanan Aplikasi Kudo Dipertanyakan Ombudsman

Country Manager Kwai Gagan Gandara mengungkapkan, video dengan format pendek semakin populer di seluruh dunia. Dimana umumnya video tersebut beredar dalam bentuk hiburan. Fenomena ini juga menular ke Indonesia sehingga menarik perhatian Kwai untuk ikut memanfaatkan potensi pasar yang ada di Indonesia.

“Kalau pandangan kami melihat Indonesia sudah sejalan dengan tren dunia. Kami percaya inilah saatnya bagi Kwai untuk masuk ke Indonesia,” terang Gagan.


Salah satu cara yang dianggap efektif menarik pengguna bikin video terbaik adalah ikut membaur di momentum Ramadan. Gagan mengatakan, Kwai telah menyiapkan program #KwaiLebihBaik. Di program tersebut, Kwai memberi ruang kepada para pengguna untuk berkreasi dan menyampaikan pesan positif melalui konten video kepada keluarga, dan teman-teman mereka untuk memakai aplikasi Kwai.

Berita Terkait : Aplikasi Mashara Mudahkan Muslim Diskusi Agama

Kwai juga menyediakan hadiah berupa sepeda motor, gawai, voucher, dan aneka merchandise sebagai bentuk apresiasi kepada para Kwaiers. Selain dua unit motor Honda Beat, KWAI juga membagikan 12 smartphone Vivo V15 dan Honor 9Lite, puluhan voucher belanja, dan ratusan merchandise eksklusif dari KWAI.

Program #KwaiLebihBaik akan berakhir 25 Juni 2019. Program dibagi menjadi tiga periode. Periode pertama berlangsung 15 sampai 28 Juni. Periode kedua pada 29 Mei hingga 11 Juni, dan periode ketiga 12-25 Juni.

Adapun Kwai telah menjalankan program sejak 15 Mei. Gagan mengaku optimis pengguna aplikasinya terus meroket. Hal itu dilihat dari jumlah penduduk yang dimiliki Indonesia yang sangat besar. Ditambah lagi pertumbuhan penggunaan internet yang cukup cepat.

Berita Terkait : Top, Sri Mulyani Jadi Menkeu Terbaik Asia Lagi

“Ini membuat kami optimis dalam penerimaan aplikasinya,” terang dia. Terlebih lagi masyarakat Indonesia terbuka dengan tren dan teknologi baru, membuat Kwai tak begitu kesulitan masuk ke pasar Indonesia.

“Kami yakin Indonesia akan menjadi negara paling aktif yang siap untuk menerima tren sosial baru. Kami juga percaya kalau kami mampu menyediakan platform yang sama dan adil bagi semua orang untuk merekam kehidupan mereka dan memiliki potensi pertumbuhan yang besar,” tukas Gagan. (JAR)