Peringkat Daya Saing Indonesia Melesat

Peringkat Daya Saing Indonesia Melesat
Klik untuk perbesar

RMco.id  Rakyat Merdeka - IMD World Competitiveness Yearbook (WCY) merilis penilaiannya tentang daya saing global tahun 2019. Hasilnya, peringkat Indonesia melesat. Kini bertengger di posisi 32 dari 63 negara.

Direktur IMD WCY Arturo Bris mengatakan, daya saing Indonesia mengalami kenaikan. Skornya cukup baik 73,59. Padahal, tahun lalu ada di peringkat 42. Penilaian ini rutin dilakukan setiap tahun sejak 1989, dan menjadi rujukan global.

Berita Terkait : Kerek Daya Saing Industri, Menperin Ngarep Harga Gas Turun

“Sebanyak 63 negara di evaluasi peringkat daya saingnya. Berdasarkan overall ranking dari empat faktor daya saing (competitive factors). Yaitu kinerja ekonomi (economic performance), efisiensi pemerintahan (government efficiency), efisiensi bisnis (business efficiency), dan infrastruktur (infrastructure),” terangnya di Jakarta, Minggu (2/6).

Kata Arturo, empat faktor daya saing tersebut meliputi 143 kriteria dari hard data. Seperti data-data statistik dari sumber nasional dan internasional. Serta 92 kriteria dari riset data yang merupakan gabungan dari international panel of experts dan executive opinion survey.

Berita Terkait : 10 Ribu Atlet Bakal Ikut Indonesia Marathon 2020

Penilaian hard data merepresentasikan 2 per 3 dari bobot skor akhir daya saing, dan riset data merepresentasikan 1 per 3 bobot skor akhir daya saing.

Koordinator Riset IMD WCY sekaligus Direktur Konsultasi LM FEB UI Willem Makaliwe mengatakan, peningkatan daya saing yang dialami Indonesia sangat signifikan. Hal itu bisa dilihat dari tren sejak 2015. Peringkat daya saing Indonesia masih berada di atas 40.

Berita Terkait : Duh, Minat Baca Rakyat Indonesia Masih Rendah

“Peningkatan peringkat daya saing Indonesia ini adalah yang kedua paling signifikan ,setelah Arab Saudi yang juga naik 13 peringkat dari posisi 39 ke posisi 26. Sementara itu, perubahan peringkat negara-negara lain tidak terlalu signifikan,” kata Willem.
 Selanjutnya