RMco.id  Rakyat Merdeka - Kemunculan para artis baru setiap hari menjadi peluang bagi profesi make up artist. Bisnis ini makin kinclong. MANEKIN.ID siap mencetak make up artis profesional.

“Dunia digital yang kian berkembang sekarang, menjadikan make up sebuah kebutuhan yang mutlak, jadi pangsa pasar untuk MUA juga semakin meningkat, ini bisa jadi peluang kerja bagi siapa pun,” ujar Kim, Head Teacher & Program Director Sekolah Tata Rias MANEKIN.ID dalam keterangan tertulisnya, Rabu (12/6).

Menurutnya, saat ini dengan kemajuan informasi dan perkembangan dunia sosial media, kebutuhan akan make up semakin meningkat. Pekerja seni profesional kini tak lagi terbatas bagi artis yang tampil di layar kaca, atau model majalah dan fashion, tetapi juga selebgram, vlogger dan Youtuber.

Baca Juga : Menteri Sri Mulyani Usul Pemda Disuntik Insentif

Dampaknya, tidak sedikit yang ingin tampil maksimal untuk membagikan pengalaman hidupnya kepada khalayak ramai. Menurut dia, profesi make up artist ini dibutuhkan hampir dalam setiap acara. Baik acara resmi dan besar seperti penghargaan, atau acara informal seperti pengajian, arisan bahkan liburan.

Make up artist artist atau sering disebut MUA menjadi pekerjaan yang sangat bergengsi. Selain dapat merias para artis, bayaran dari MUA ini sendiri terbilang cukup mahal.

Founder MANEKIN.ID Natalia Oswandi mengatakan, dengan belajar di MANEKIN.ID, para siswa bisa mendapatkan skill yang lebih baik, karena dibekali dengan modul yang lengkap dan pengajar yang berpengalaman. Selain itu, MANEKIN.ID juga menyediakan program magang bagi siswa yang lulus dengan nilai terbaik, yang bekerjasama dengan production house, fashion show dan fotografi, dengan standar internasional.

Baca Juga : Telkomsel Luncurin Paket Data Terjangkau Untuk Perguruan Tinggi

“Dengan pengalaman magang tersebut, siswa kursus bisa mendapatkan portofolio untuk meningkatkan karirnya di bidang MUA,” kata dia.

Dengan dibukanya sekolah make up ini, Natalia berharap agar kesempatan ini bisa dimanfaatkan oleh orang-orang yang ingin mengembangkan kegiatan wirausaha.

Selain itu, juga ditujukan untuk orang-orang yang memiliki kemampuan dan minat yang kurang terhadap pendidikan formal namun tetap ingin belajar dan menyalurkan bakat-bakat mereka di bidang lain. [DIT]