Manfaatkan Pemesanan Online

Bisnis Asinan Buah Fangskitchen Naik 80 Persen

Owner Fangskitchen, Fangfang (kedua kiri) bersama sang suami M Yusuf (kedua kanan) sambil diapit dua orang karyawannya menunjuk tumpukan asinan produknya, yang siap dikirim ke pelanggan. (Foto: Istimewa).
Klik untuk perbesar
Owner Fangskitchen, Fangfang (kedua kiri) bersama sang suami M Yusuf (kedua kanan) sambil diapit dua orang karyawannya menunjuk tumpukan asinan produknya, yang siap dikirim ke pelanggan. (Foto: Istimewa).

RMco.id  Rakyat Merdeka - Perkembangan teknologi yang masif mendatangkan keuntungan tersendiri bagi pemilik usaha. Terutama bagi mereka yang tidak memiliki outlet di pinggir jalan. Sebab, usaha mereka jadi dikenal berkat pemesanan makanan online.

Bisnis rumahan Fangskitchen, Fangfang (32) dan sang suami Yusuf (35) berbagi kisahnya. Bisnis asinan buah ini sepenuhnya memanfaatkan pesanan makan via online. Baik melalui media sosial hingga layanan pesan antar ojek online (ojol).

Fangfang bilang, saat ini, semua orang pasti sudah pernah menikmati kemudahan memesan makanan secara online. Saat ingin makanan yang pedas, asin atau manis, semua bisa dipesan hanya dengan beberapa kali klik. 

Baca Juga : Persebaya Keberatan Soal Rencana PSSI Gelar TC Timnas Pada Maret 2020

Menurutnya, fakta ini menjadikan industri makanan sebagai sebuah bidang yang selalu menjadi incaran utama para pelaku bisnis, termasuk industri rumahan (home industry) seperti yang ia lakoni.

“Dengan kemudahan ini, saya menjual makanan hanya cukup dengan modal smartphone dan internet. Tanpa modal besar untuk membangun sebuah outlet atau sewa lahan. Saya hanya membuka satu outlet di rumah saja,” katanya kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Bisnisnya berawal ketika di Oktober 2018, pasangan suami istri ini memilih resign dari pekerjaannya dan membuka bisnis makanan bernama FangsKitchen. Asinan buah dengan rasa pedas, asam dan manis menjadi menu andalan FangsKitchen. 

Baca Juga : Menlu RI Hadiri Penandatanganan Kesepakatan Damai AS-Taliban

Berawal dari kegemarannya makan asinan, Fangfang sering membuatnya untuk acara-acara yang diselenggarakan temannya. Alhasil, banyak yang memesan asinan buatan Fangfang untuk beberapa acara. Hal ini menginspirasinya untuk menekuni bisnis ini hingga sekarang.

“Awalnya, saya mengelola bisnis ini seorang diri karena tadinya suami masih bekerja di perusahaan swasta. Sekarang kami bagi tugas, saya mengurus produksi makanan dan suami bertugas untuk pemasaran,” lanjutnya.

Dengan dibantu dua karyawan untuk memproduksi dan mem-proses pengantaran pesanan setiap harinya, ia menawarkan asinan yang berbeda dengan asinan lainnya. Asinan FangsKitchen menghadirkan buah yang lebih beragam dan premium, termasuk mangga, jambu kristal, nanas, rambutan, stroberi, kiwi dan plum.
 Selanjutnya