RMco.id  Rakyat Merdeka - Upaya PT PLN (Persero) mewujudkan mimpi masyarakat di wilayah pedalaman untuk bisa menikmati listrik terus dilakukan. Kini, perusahaan setrum milik negara itu sukses mengalirkan listrik ke Pulau Tolonuo dan Dagasuli di Halmahera Utara.

Jika sebelum listrik masuk, anak-anak di pulau tersebut belajar malam hari pakai loga-loga (petromaks) sekarang sudah bisa pakai lampu listrik yang terang.  "Usaha jualan es yang kami lakukan juga semakin lancar karna dulu harus beli minyak untuk pakai genset, sekarang sudah murah dan mudah dengan masuknya PLN (listrik) di pulau kami”, ungkap Husen (34), warga desa Tolonuo, Halmahera Utara.

Baca Juga : Habis Disemprit Tito, 7 Kepala Daerah Tobat

Masuknya listrik ke Desa Tolonuo yang terletak di Pulau Tolonuo diresmikan pada Senin (24/6).  Selain desa Tolonuo, PLN juga berhasil mengalirkan listrik untuk Desa Tolonuo Selatan, Desa Dagasuli, Desa Dedeta, Desa Pitako dan Desa Jikolamo. Keenam desa tersebut berada di Pulau Tolonuo dan Pulau Dagasuli.

Sekretaris Daerah (Sekda) Halmahera Utara Fredy Tjandua menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada PLN, dan juga masyarakat Tolonuo dan Dagasuli karena sudah ikut serta aktif dalam membantu pemerintah daerah menyiapkan infrastruktur kelistrikan di kedua pulau tersebut.

Baca Juga : Bantu Siswa di Masa Pandemi, Pahamify Tawarkan Kelas Online Gratis

“Dengan dibangunnya PLTD di Pulau Tolonuo dan Dagasuli semoga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar, terutama potensi perikanan di Pulau tolonuo dan Dagasuli. Dengan meningkatnya kapasitas listrik dapat dibangun cold storage agar hasil tangkapan ikan bisa disimpan lebih banyak, sehingga potensi penjualan ikan dari Pulau Tolonuo dapat meningkat”, ujarnya.

Dalam melistriki kedua pulau tersebut, PLN menyediakan mesin berkapasitas 100 kW untuk melistriki 300 pelanggan di Pulau Tolonuo. Sedangkan untuk di Pulau Dagasuli, PLN menyediakan mesin berkapasitas 250 kW guna melistriki 300 pelanggan di pulau tersebut.

Baca Juga : Fadel: Jangan Sampai Kita Kelabakan Karena Tak Siap

“Di samping itu, kami juga membangun Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 2 kms, Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 3 kms dan 2 buah Trafo Distribusi dalam melistriki Pulau Tolonuo dan Dagasuli. Dengan dilistrikinya keenam desa di Pulau Tolonuo dan Dagasuli, maka kini tersisa 17 desa dari 199 desa di Kabupaten Halmahera Utara yang segera kami listriki”, ujar Manager PLN UP3 Sofifi Yusrizal.

Ditegaskan, dengan dilistrikinya Pulau Tolonuo dan Dagasuli juga berdampak positif bagi kegiatan warga sehari-hari. Baik untuk penerangan maupun untuk kegiatan usaha. Serta mengdongkrak giat ekonomi setempat. [NOV]