Diminati 12 Perusahaan, Lelang Migas Tahap II Resmi Dibuka ESDM

Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar (Foto:Istimewa)
Klik untuk perbesar
Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar (Foto:Istimewa)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Sebanyak 12 perusahaan berminat mengikuti lelang Wilayah Kerja (WK) minyak dan gas bumi tahap II 2019. 

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar mengatakan, jumlah perusahaan yang mengakses dokumen lelang WK migas tahap II 2019 semakin bertambah. Dalam lelang ini, pemerintah menawarkan empat WK migas. “Sudah ada 12 perusahaan yang akses sekarang,” katanya di Jakarta kemarin. 

Arcandra menuturkan, pemerintah menetapkan waktu lelang tahap II yaitu pada 8 Mei-31 Juli 2019, dilanjutkan dengan proses klarifikasi pada 13 Mei-2 Agustus 2019, dan penyerahan dokumen penawaran akhir pada 31 Juli-5 Agustus 2019. 

Baca Juga : Promosikan Budaya Indonesia, KBRI Den Haag Gelar Perayaan Galungan dan Kuningan

Adapun empat WK migas yang ditawarkan dalam tahap II terdiri dari dua WK migas yang tidak ada pemenangnya dalam lelang tahap I, yaitu WK West Ganal dan WK West Kampar, serta dua WK migas baru, yaitu WK Kutai dan WK Bone. 

WK West Kampar berlokasi di Riau dan Sumatera Utara. Blok migas ini terakhir berproduksi pada 27 Maret 2017 sebesar 112 barel minyak per hari (BOPD). 

Pemerintah menetapkan bonus tanda tangan minimal 5 juta dolar AS dan komitmen pasti minimal 64,43 juta dolar AS untuk studi G&G, seismik 2D 500 kilometer persegi (km2), seismik 3D 200 km2, dan pengeboran enam sumur eksplorasi. WK West Ganal berlokasi di lepas pantai Kalimantan Timur. 

Baca Juga : Bank DKI Sukses Lakukan Sinergi BUMD, OJK Minta BPD Lain Tiru

Pemerintah menetapkan bonus tanda tangan minimal 29 juta dolar AS minimal dan komitmen pasti yang terdiri dari studi G&G, pengeboran empat sumur eksplorasi, seismik 3D 600 KM2, dan seismik 2D 600 KM. WK Kutai berlokasi di daratan dan lepas pantai Kalimantan Timur. 

Bonus tanda tangan untuk WK migas ini minimal 2,5 juta dolar AS dan komitmen pasti terdiri dari studi G&G dan seismik 3D 1.000 km2. WK Bone berlokasi di lepas pantai Sulawesi Selatan. Bonus tanda tangan minimal 2,5 juta dolar AS dan komitmen pasti terdiri dari studi G&G dan seismik 3D 500 km2. 

Dalam waktu dekat ini, pemerintah juga bakal membuka lelang blok migas tahap III. Namun, Archandra belum bisa membeberkan mengenai WK yang akan dilelang. “Insya Allah kalau tidak minggu ini, ya minggu depan. Masih dihitung untuk jumlah bloknya,” tuturnya. 

Baca Juga : Shopee Liga 1 2020, Persija Kalahkan Borneo FC 3-2

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM Djoko Siswanto mengatakan, dirinya memimpin tim untuk turun langsung dalam melakukan pendekatan kepada para pelaku usaha. Presentasi dilakukan langsung untuk menjelaskan potensi blok migas yang akan ditawarkan dalam lelang tahap III nanti. 

“Kami sudah ke Mubadala, ke ENI, Kufpec, juga Petronas supaya lebih informatif. Ada diskusi mengenai data dan yang diperlukan bisa kami kasih,” katanya. 

Sebelumnya, Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama Kementerian ESDM Agung Pribadi mengatakan, perusahaan yang mengakses dokumen lelang berasal dari dalam dan luar negeri. Namun, ia tidak merinci identitas perusahaan yang dimaksud. [KPJ]