RMco.id  Rakyat Merdeka - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan membuka acara Gas Indonesia Summit & Exhibition di Jakarta Convention Center (JCC) pagi ini, Rabu (31/7). Acara ini merupakan pertemuan tahunan yang dihadiri pengusaha gas.

Dalam sambutannya, Jonan mengatakan pemerintah menargetkan pada tahun 2025-2026, bauran energi untuk gas sebesar 22-23 persen. Dari situ, sebanyak 50 persen untuk kebutuhan dalam negeri termasuk industri.

Berita Terkait : Kerek Penjualan, Menperin Usulkan Pajak Mobil Baru 0 Persen

"Bauran energi dari gas kita harapkan meningkat 22-23 persen pada 2025-2026. 50 persen produksi gas untuk domestik pada 2025," katanya saat acara di JCC Senayan, Jakarta, Rabu (31/7).
Jonan berpesan persaingan dalam industri ini tak bisa dihindari, termasuk persaingan energi baru sehingga sebisa mungkin kegiatan industri harus efisien.

Jonan menambahkan pemerintah menargetkan energi terbarukan pada tahun 2025 mencapai 23%. "23% energi terbarukan di 2025, setidaknya tenaga matahari, angin, geothermal, hydro dan beberapa bio energi," ujarnya.

Berita Terkait : Pengelolaan Dana Tapera Bakal Tambah Manager Investasi

“Saya sarankan untuk teman-teman di upstream gas production harus efisien mungkin," tegasnya. [SRI]