Mati Listrik, Transaksi di GTO Pasteur dan Karang Tengah Manual

Gerbang Tol Pasteur II. ( Foto PT Jasa Marga Cabang Purbaleunyi
Klik untuk perbesar
Gerbang Tol Pasteur II. ( Foto PT Jasa Marga Cabang Purbaleunyi

RMco.id  Rakyat Merdeka - Padamnya listrik di wilayah Jabodetabek, Bandung hingga beberapa kota di Jawa Tengah berimbas pada operasional gerbang tol di Tangerang dan Bandung. Corporate Secretary PT Jasa Marga, Irra Soenardi, mengatakan gerbang tol yang operasionalnya terganggu karena mati listrik harus melakukan transaksi secara manual.

Baca Juga : Peningkatan Pendapatan Asli Daerah Sukseskan Program Prioritas Nasional

"Update Minggu (4/8), per pukul 14.49 WIB, GT Karang Tengah Barat 2 dan GT Pasteur arah Bandung transaksi manual," ujar Irra dalam keterangannya, Minggu (4/8).

Baca Juga : Cegah Corona, Pegawai Kemendes PDTT Wajib Cek Kesehatan

PT Jasa Marga menyampaikan permintaan maaf atas ketidaknyamanan yang harus dirasakan oleh pengguna jalan tol. Untuk GT yang dioperasikan secara manual, lanjut Irra, PT Jasa Marga melakukan upaya percepatan transaksi. "Kami upayakan percepatan transaksi. Untuk sementara dua GT tersebut," ujar Irra.

Baca Juga : Kucurkan Rp 17 Miliar, Pertamina Gandeng 106 Calon Mitra Di Lamteng

Hingga saat ini, PT Jasa Marga belum bisa memastikan kapan gerbang tol bisa kembali beroperasi secara normal. Seperti diketahui, listrik di wilayah Jabodetabek, Bandung, dan sebagian Jawa Tengah mati sejak pukul 11.50 WIB. Padamnya listrik melumpuhkan operasional sejumlah moda transportasi seperti KRL dan MRT. [MEL]