PLN Terus Berusaha Menormalkan Jaringan Listrik

3 jam Lagi, Listrik Jakarta Diperkirakan Pulih Secara Keseluruhan

Foto: Istimewa
Klik untuk perbesar
Foto: Istimewa

RMco.id  Rakyat Merdeka - Pasca mati listrik se-Jabodetabek dan Jawa Barat, Minggu (4/8) pukul 11.50 WIB, PT PLN (Persero) terus berusaja menormalkan jaringan listrik.

BUMN setrum itu berhasil mengalirkan tegangan listrik ke Gardu Induk Tegangan Extra Tinggi (GITET) Balaraja, untuk selanjutnya menuju ke PLTU Suralaya agar dapat beroperasi secara bertahap, mencapai kapasitas 2800 MW.

Baca Juga : Wujudkan Komitmen, Gojek Investasi pada Berbagai Aspek Keamanan dan Keselamatan

Selain itu, dari GITET Gandul juga akan disalurkan ke PLTGU Muara Karang untuk memasok aliran listrik ke DKI Jakarta. Diperkirakan, butuh waktu bertahap hingga 3 jam untuk pulih secara keseluruhan di wilayah ini.

"Fokus kami mengirim pasokan ke PLTGU Muara Karang dan PLTGU Priok agar sistem DKI Jakarta segera pulih. Saya selaku Plt Dirut PLN dan jajaran Direktur PLN memimpin langsung proses recovery dari pusat pengendali beban Sistem Jawa-Bali. Baik di Pusat maupun di Unit. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan kondisi pada hari ini, dan saat ini semua upaya dikerahkan untuk me-recovery sistem Jawa -Bali secara keseluruhan, khususnya Area Jawa Barat, Banten dan DKI," kata Plt Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani, dalam keterangan tertulis yang diterima RMcoid, Minggu (4/8).

Baca Juga : Tekan Impor Cangkul, Kemenkop Gelar Pelatihan Di Sukabumi

Sebelumnya, PLN telah berhasil mengoperasikan PLTA Saguling dan PLTA Cirata, yang berfungsi sebagai penstabil daya dan tegangan. Sekaligus untuk mengirimkan pasokan listrik dari Timur ke Barat, menuju PLTU Suralaya melalui GITET Cibinong, Depok, Gandul, Lengkong, Balaraja dan Suralaya.

Dengan masuknya GITET Balaraja yang akan menuju ke PLTU Suralaya, diperkirakan akan beroperasi secara bertahap hingga enam jam ke depan untuk penormalan seluruh sistem Jawa Barat dan Banten.

Baca Juga : Jokowi Benarkan, Ahok Salah Satu Kandidat Kepala Badan Otorita Ibu Kota Baru

Pemadaman yang dialami pelanggan listrik di Jawa Barat, Jakarta dan Banten berawal dari gangguan beberapa kali pada Saluran Udara Tegangan Extra Tinggi (SUTET) 500 kV Ungaran- Pemalang.

"PLN telah melakukan upaya-upaya maksimal dan akan melakukan evaluasi internal untuk mencegah terulangnya kejadian hari ini," tutup Inten. [HES]