Pasca Pemadaman Listrik, BRI Pastikan Operasional Bank Aman Terkendali

Ilustrasi ATM BRI (Foto: Istimewa)
Klik untuk perbesar
Ilustrasi ATM BRI (Foto: Istimewa)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Pasca pemadaman listrik massal yang terjadi sejak Minggu (4/8) pukul 11.48 WIB, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) atau BRI telah memastikan masyarakat dapat tetap mengakses layanan perbankan. Sebagian besar layanan perbankan BRI berjalan normal.

Jika tidak ada gangguan pada jaringan telekomunikasi atau seluler, nasabah BRI dapat tetap melakukan layanan perbankan melalui internet banking dan juga mobile banking BRI. Seluruh unit kerja Bank BRI telah dilengkapi dengan genset sebagai daya cadangan, agar operasional perbankan tetap berjalan normal. Meski pasokan listrik sedang mengalami gangguan.

Berita Terkait : Mentan Pastikan Kebutuhan Pokok 2020 Aman dan Terkendali

“Bank BRI telah menyiapkan sejumlah langkah untuk antisipasi, jika pasokan listrik belum juga stabil. BRI telah menambah cadangan bahan bakar solar, agar operasional genset di unit kerja BRI tidak terganggu," ujar Direktur Jaringan dan Layanan BRI, Osbal Saragi dalam keterangan tertulis yang diterima RMcoid, Minggu (4/8).

Osbal menambahkan, ATM BRI yang terletak di unit kerja BRI juga dapat diakses seperti biasanya. Namun, sebagian besar ATM BRI yang berada di off-site, tidak dapat diakses karena keterbatasan daya tahan baterai.

Baca Juga : Tinjau Venue PON di Papua, Bamsoet: Tonggak Baru Pembangunan Papua Berdasarkan Nilai-Nilai Pancasila

“Biasanya, daya tahan UPS di ATM maksimal sekitar satu jam. Karena itu, kami mengimbau nasabah agar mengunjungi ATM yang berlokasi di unit kerja BRI terdekat (on site) ataupun ATM yang berlokasi di pusat perbelanjaan, untuk kemudahan transaksi perbankan,” terang Osbal.

Bank BRI juga telah menyiapkan tim khusus yang akan segera diterjunkan ke lapangan, untuk melakukan pengecekan ke seluruh lokasi ATM off-site, yang mungkin terdampak setelah pemadaman listrik sejak Minggu siang (4/8).

Baca Juga : Jokowi: Yang Timbun Masker Akan Berurusan dengan Polisi

"Nasabah dimohon tidak panik, karena BRI akan tetap mengutamakan kenyamanan para nasabah, agar dapat tetap melakukan transaksi perbankan," tutup Osbal. [HES]