Bangun Infrastruktur Strategis di Kalimantan, WIKA Dukung Rencana Pemindahan Ibu Kota Baru

Inilah salah satu portofolio WIKA di Kalimantan Timur, Jalan Tol Balikpapan-Samarinda. (Foto: Humas WIKA)
Klik untuk perbesar
Inilah salah satu portofolio WIKA di Kalimantan Timur, Jalan Tol Balikpapan-Samarinda. (Foto: Humas WIKA)

RMco.id  Rakyat Merdeka - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA mendukung penuh rencana pemindahan Ibu Kota Negara ke dua Kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur, Kutai Kartanegara dan Penajam Paser Utara.

WIKA menilai, diputuskannya Kalimantan Timur sebagai calon Ibu Kota baru RI, merupakan cerminan bahwa provinsi ini menyimpan begitu banyak potensi pembangunan.

“WIKA selalu siap untuk ambil bagian dalam mempersiapkan Ibu Kota baru, termasuk di antaranya melalui mekanisme Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) dalam penyediaan infrastruktur," tegas Direktur Utama WIKA, Tumiyana.

Berita Terkait : Bambang Brodjonegoro dan Abdullah Azwar Anas Ditunjuk Jadi Kepala dan Wakil Kepala Badan Otorita Ibu Kota Negara

"Kapasitas balance sheet WIKA saat ini juga cukup kuat untuk menopang rencana tersebut, dengan kemampuan capex spending mencapai Rp 20 triliun. Angka ini akan terus meningkat setiap tahunnya," imbuhnya.

Secara aktual, saat ini WIKA memiliki kapasitas yang sangat baik dari segi industri, baik baja, beton, maupun aspal yang menyokong konstruksi dan infrastruktur sebagai bisnis utamanya.

Sehingga, bila dibutuhkan oleh pemerintah dalam konteks katalisasi pemindahan Ibukota, WIKA sangat siap berada di barisan terdepan untuk terlibat dalam misi besar tersebut.

Baca Juga : Genjot Ekonomi Kerakyatan, BRI Galakkan Perhutanan Sosial di Bali

Selain dari sudut konstruksi, WIKA juga merespon cepat putusan pemindahan Ibu Kota tersebut sebagai sebuah peluang besar investasi di bidang properti.

WIKA kini menjadikan investasi sebagai arah bisnis masa depan perusahaan, guna mendapatkan recurring income (pendapatan berulang, Red). “Pengembangan suatu kawasan akan memiliki prospek besar untuk bertumbuhnya kawasan-kawasan ekonomi terpadu, termasuk hunian dengan values yang akan terus meningkat,” terang Tumiyana.

Hingga saat ini, WIKA telah banyak membangun infrastruktur vital di Kalimantan Timur. Antara lain PLTG 2x50/60 MW Tanjung Batu – Kutai, Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Sepinggan – Balikpapan dan Jalan Tol Balikpapan Samarinda sepanjang 99,04 km yang saat ini tengah memasuki tahap akhir penyelesaian.

Baca Juga : Satu SPBU Diterjang Puting Beliung, Pertamina Optimalkan Penyaluran di Ambarawa

Hingga pekan ke-3 Agustus 2019, pengerjaan Jalan Tol Seksi 2, 3, dan 4 yang dilaksanakan Perseroan telah mencapai 94,10 persen. Rencananya, akan selesai dan dioperasionalkan pada Oktober mendatang.

Jalan tol Balikpapan—Samarinda adalah jalan bebas hambatan pertama di Pulau Kalimantan, yang dibangun sejak November 2016. Pembangunannya terbagi menjadi lima seksi. Yaitu seksi 1 ruas Balikpapan—Samboja sepanjang 22,03 km, seksi 2 ruas Samboja—Muara Jawa 30,98 km, seksi 3 ruas Muara Jawa—Palaran 17,50 kilometer, seksi 4 ruas Palaran—Samarinda 17,95 kilometer, dan seksi 5 ruas Balikpapan—Sepinggan 11,09 kilometer. [HES]