AC Panasonic Si BiRU Kantongi Sertifikat Tahan Korosi Dari Teknik UI

Dekan Fakultas Teknik UI Hendri D.S Budiono (kedua kiri) menyerahkan sertifikat Uji Tahan Korosi ke Direktur PT. Panasonic Manufacturing Indonesia (PMI) Daniel Suhardiman di Gedung Dekan Fakultas Teknik UI, Depok, Kamis (29/8). (Foto: Aditya Nugroho/Rakyat Merdeka)
Klik untuk perbesar
Dekan Fakultas Teknik UI Hendri D.S Budiono (kedua kiri) menyerahkan sertifikat Uji Tahan Korosi ke Direktur PT. Panasonic Manufacturing Indonesia (PMI) Daniel Suhardiman di Gedung Dekan Fakultas Teknik UI, Depok, Kamis (29/8). (Foto: Aditya Nugroho/Rakyat Merdeka)

RMco.id  Rakyat Merdeka - AC Panasonic si-BiRU mendapatkan sertifikat uji tahan korosi dari Fakultas Teknik Universitas Indonesia (UI). Dari hasil pengujian, produk pendingin udara tersebut terbukti tahan terhadap korosi

Penyerahan sertifikat diberikan Dekan Fakultas Teknik UI Hendri D.S Budiono ke Direktur PT. Panasonic Manufacturing Indonesia (PMI) Daniel Suhardiman di Gedung Dekan Fakultas Teknik UI, Depok, Kamis (29/8).

Daniel mengatakan, Panasonic komitmen untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan AC yang berdaya tahan lama, tahan dalam lingkungan korosi, nyaman, serta dapat diandalkan. Karena itu, perseroan menggandeng Center for Materials Processing and Failure Analysis Fakultas Teknik Universitas Indonesia (CMPFA FT UI) untuk melakukan uji coba terhadap AC si-BiRU yang menggunakan teknologi Bluefin.

Baca Juga : Deputi Pencegahan dan Plt Juru Bicara KPK Diadukan ke Dewas

“Panasonic selalu berupaya untuk memberikan produk terbaik bagi masyarakat Indonesia. Sertifikat ini juga merupakan sebuah bukti bahwa AC si-BiRU merupakan produk tangguh karya anak bangsa dan menjadi solusi bagi kebutuhan produk AC yang tahan lama bagi masyarakat Indonesia,” ujar Daniel.

Menurut Daniel, AC  menjadi salah satu kebutuhan bagi masyarakat Indonesia, khususnya di wilayah dengan suhu rata-rata yang tinggi seperti Jakarta dan kota-kota lainnya. Pergantian suhu yang ekstrim serta kelembaban yang tinggi di Indonesia menimbulkan kerusakan pada berbagai produk AC yang digunakan. 

Menurutnya, kerusakan yang sering timbul adalah korosi dan degradasi mutu material pada evaporator AC. Panasonic sendiri membekali AC-nya dengan teknologi Bluefin yang ditanamkan pada evaporator dan condenser. Bluefin merupakan teknologi anti korosi yang membuat AC si-BiRU lebih tangguh serta tidak bocor.

Baca Juga : Komisi VII DPR Akan Cari Jalan Keluar Masalah Larangan Ekspor Nikel

Panasonic juga menghadirkan Si-BiRU deluxe yang memberikan tambahan fitur nanoe-G. Teknologi ini mampu menghilangkan debu di udara hingga PM 2.5 sehingga udara di ruangan tetap sejuk dan sehat.

“Bagi kami, AC bukan hanya penyejuk ruangan, tetapi juga harus dapat menjadi solusi total akan sirkulasi udara yang sehat. Kami terus berupaya untuk memberikan produk terbaik dan inovatif, yang merupakan hasil karya anak bangsa dan disesuaikan dengan kondisi pasar di Indonesia,” tukasnya.

Pengujian yang dilaksanakan oleh CMPFA FT UI berupa pengujian korosi berupa uji kabut garam sesuai dengan metode ASTM B117. Berdasarkan pengujian yang dilaksanakan 28 Juni-11 Juli 2019, ditemukan bahwa dengan pemaparan kabut garam sebesar 5 persen NaCl, temperatur uji 35°C dan kadar keasamaan 6.9 selama 216 jam terbukti evaporator AC Panasonic si-BiRU tahan terhadap lingkungan korosif.

Baca Juga : Wamen PUPR Keluhkan Pembangunan Di Daerah Lambat

“Kami merupakan Laboratorium Penguji dengan perlengkapan mumpuni yang telah terakreditasi ISO / IEC 17025. Akreditasi ini menjamin bahwa seluruh pengujian yang kami lakukan, termasuk pengujian terhadap AC Panasonic si-BiRU memenuhi standar internasional,” tegas Direktur CMPFA FT UI Deni Ferdian. [DIT]