Yakinkan Investor Jepang

Gubernur BI: Ini Kesempatan Yang Baik Berinvestasi di Indonesia

Gubernur BI Perry Warjiyo (kanan) memberikan cindera mata kepada Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda, berupa buku berjudul `Central Bank Policy: Theory and Practice`yang ditulisnya sendiri di Tokyo, Jepang, Jumat (6/9). (Foto: Humas BI)
Klik untuk perbesar
Gubernur BI Perry Warjiyo (kanan) memberikan cindera mata kepada Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda, berupa buku berjudul `Central Bank Policy: Theory and Practice`yang ditulisnya sendiri di Tokyo, Jepang, Jumat (6/9). (Foto: Humas BI)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo meyakinkan para investor Jepang bahwa saat ini adalah kesempatan yang baik untuk melakukan investasi di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Perry, dalam pertemuan dengan para pelaku pasar keuangan dan investor di Tokyo, Jepang, Jumat (6/9).

Berita Terkait : Dubes Jepang Tak Sabar Kedatangan Lebih Banyak Pelajar Indonesia

Ada tiga alasan utama yang disampaikan Perry kepada investor Jepang. Pertama, kondisi Indonesia yang masih tetap stabil di tengah berbagai tantangan perekonomian global. Hal itu tercermin dari pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tetap positif, dan stabilitas sistem keuangan yang terjaga.

Kedua, komitmen kuat pemerintah untuk mengakselerasi reformasi struktural. Termasuk di sektor infrastruktur, industri, fiskal, hingga ekonomi dan keuangan digital.

Berita Terkait : Peringkat Utang Indonesia Bertahan di Investment Grade Outlook Stabil

Ketiga, komitmen BI untuk berkontribusi nyata bagi perekonomian Indonesia, melalui bauran kebijakan.

Pertemuan dengan pelaku pasar di Jepang tersebut, merupakan rangkaian dari kunjungan Perry ke Tokyo, dalam rangka pengukuhan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tokyo, Causa Iman Karana.

Baca Juga : Warga Minta Perbaikan Total, Jangan Setengah-setengah

Upacara pengukuhan juga dihadiri oleh para tokoh dan stakeholders utama Bank Indonesia di Jepang. Antara lain Bank of Japan, Financial Service Agency, International Monetary Fund, Asian Development Bank Institute, International University of Japan, SMBC Nikko Securities, SMBC Bank, MUFG Bank, dan Nomura Securities.

Dalam kunjungannya ke Tokyo, Perry juga bertemu dengan Gubernur Bank of Japan (BoJ), Haruhiko Kuroda untuk berdiskusi mengenai kebijakan bank sentral. Khususnya bauran kebijakan, di tengah dinamika ekonomi yang terjadi. Sebagai tanda mata, Perry juga menyerahkan buku “Central Bank Policy: Theory and Practice”, yang ditulisnya kepada Gubernur Kuroda. [HES]