AP I Layani 96,5 Juta Penumpang Di Tahun 2018

Bandara Ahmad Yani Semarang, Jawa Tengah, tercatat sebagai bandara yang mengalami tingkat pertumbuhan penumpang yang tertinggi 16,4 persen di tahun 2018, di antara bandara-bandara AP I lainnya. (Foto: Dok. AP I)
Klik untuk perbesar
Bandara Ahmad Yani Semarang, Jawa Tengah, tercatat sebagai bandara yang mengalami tingkat pertumbuhan penumpang yang tertinggi 16,4 persen di tahun 2018, di antara bandara-bandara AP I lainnya. (Foto: Dok. AP I)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Sepanjang tahun 2018, PT Angkasa Pura I (Persero) atau AP I tercatat melayani 96,5 juta penumpang di 13 bandara yang dikelolanya. Angka ini tumbuh 7,6 persen jika dibandingkan dengan tahun 2017, yang mencatat 89,7 juta penumpang.

Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali masih menjadi penyumbang penumpang terbanyak dengan 23,7 juta penumpang, atau tumbuh 12,6 % dibandingkan tahun sebelumnya. Sedangkan Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang mencatatkan pertumbuhan penumpang tertinggi di antara bandara-bandara AP I lainnya, dengan kenaikan sebesar 16,4 persen dari 4,42 juta penumpang pada 2017, menjadi 5,12 juta penumpang di tahun 2018.

Berita Terkait : Anggota DPD Ini Pantau Sensus Penduduk Di Lampung

Pertumbuhan yang cukup tinggi di Bandara Jenderal Ahmad Yani tak lepas dari mulai dioperasikannya terminal baru bandara, yang lebih cepat dari yang ditargetkan. "Percepatan pembangunan dan pengembangan bandara-bandara yang dikelola AP I untuk mendukung optimalisasi kinerja perusahaan, peningkatan kualitas pelayanan, serta mengatasi permasalahan lack of capacity masih menjadi fokus kami di tahun 2019 ini,” ujar Direktur Utama Angkasa Pura I, Faik Fahmi.

Setelah berhasil mengoperasikan Bandara Jenderal Ahmad Yani di tahun 2018, AP I menargetkan dapat mulai melayani penumpang di Bandara Internasional Yogyakarta di Kulon Progo dan Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin pada tahun ini. “Bandara Internasional Yogyakarta ditargetkan beroperasi pada April 2019, sedangkan Bandara Syamsudin Noor mulai Oktober 2019. Kedua bandara tersebut akan memiliki kapasitas yang jauh lebih memadai dengan fasilitas yang lebih lengkap dan modern, sehingga akan meningkatkan level of service sekaligus menciptakan passenger experience yang berkesan bagi para pengguna jasa bandara ,” terang Faik.

Berita Terkait : Angkasa Pura I Naikkan Pengawasan Di 15 Bandara

Untuk itu, mulai tahun 2019, AP I menetapkan visi perusahaan yang baru, yang lebih going global and network minded”, serta lebih mengangkat kultur ke-Indonesia-an sebagai kekuatan layanan operasional di bandara-bandara AP I.

“Visi ‘Connecting the World Beyond Airports Operator with Indonesian Experience’ didedikasikan untuk mewujudkan bandara-bandara Angkasa Pura I menjadi ‘bandara yang lebih melayani’, tegas Faik. Hal ini dilakukan untuk mempertahankan dan meningkatkan pencapaian prestisius tingkat internasional yang telah diraih sebelumnya oleh AP I terkait customer experience di tahun 2018.

Berita Terkait : Angkasa Pura I Konsisten Cegah Penyebaran Virus Corona

Pencapaian itu antara lain berupa lima penghargaan dari Airports Council International (ACI) dalam “Airport Service Quality (ASQ) Awards 2017” untuk tiga bandara AP I, yaitu Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali yang dinobatkan sebagai Bandara Terbaik No.1 di Dunia kategori 15-25 juta penumpang per tahun, Bandara Terbaik No.2 di Asia-Pasifik kategori >2 juta penumpang per tahun, dan Bandara Terbaik di Asia-Pasifik kategori 15-25 juta penumpang per tahun.

Bandara Juanda Surabaya didaulat menjadi Bandara Terbaik No.3 di Dunia kategori 15-25 juta penumpang per tahun. Sedangkan Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan dinobatkan menjadi Bandara Terbaik No.2 di Dunia kategori 5-15 juta penumpang per tahun. [HES]