Tunggu Situasi Kondusif, Lembaga Penyalur BBM di Wamena Masih Belum Beroperasi

Ilustrasi SPBU Lasminingsih Wamena, situasi normal (Foto: Humas Pertamina)
Klik untuk perbesar
Ilustrasi SPBU Lasminingsih Wamena, situasi normal (Foto: Humas Pertamina)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Lima lembaga penyalur BBM di wilayah Wamena, Kabupaten Jayawijaya untuk sementara waktu tidak beroperasi, menyusul maraknya aksi massa yang menyebabkan kerusakan di sejumlah titik di Wamena.

Unit Manager Communication, Relations & CSR MOR VIII PT Pertamina (Persero), Brasto Galih Nugroho, menyampaikan bahwa atas pertimbangan kondisi keamanan, kelima lembaga penyalur yang merupakan SPBU Kompak tersebut tutup sementara. Hingga ada rekomendasi dari aparat keamanan, untuk beroperasi kembali.

"SPBU di Wamena kami laporkan dalam keadaan aman. Tidak ada kerusakan, dan hanya menghentikan operasi sementara waktu. Pertimbangan penutupan sementara SPBU ini terkait aspek keselamatan dan keamanan petugas SPBU dan aset SPBU, serta rekomendasi dari aparat keamanan," ujar Brasto, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (24/9).

Berita Terkait : Digitalisasi SPBU Terus Digenjot, Penyaluran BBM Makin Terawasi

"SPBU di Wamena akan dibuka kembali, apabila situasi keamanan sudah memungkinkan. Sesuai dengan koordinasi dengan aparat keamanan," sambungnya.

Pengiriman BBM ke Wamena yang dilakukan dengan menggunakan moda pesawat dari Jayapura  juga akan dilakukan saat bandara Wamena dibuka kembali.

Terkait pengiriman BBM ke Wamena, Brasto menjelaskan bahwa saat ini stok BBM yang akan dikirimkan ke Wamena telah siap di Bandara Sentani, Jayapura dan menunggu operasional Bandara Wamena dibuka kembali oleh otoritas bandara.

Berita Terkait : 83 Lembaga Penyalur BBM Satu Harga Dibangun Tahun Ini

“Saat ini, stok BBM telah siap di storage transportir di Bandara Sentani. Siap dikirimkan ketika Bandara Wamena mulai beroperasi kembali. Meskipun demikian, kami sampaikan stok BBM di Wamena masih mencukupi untuk beberapa hari kedepan,” ujarnya.

Sementara itu, stok BBM untuk PLN Wilayah Wamena dilaporkan sebesar 10 kiloliter (kl) sudah tersedia di Bandara Wamena, untuk kebutuhan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Wamena. Stok ini juga didukung dengan 41 kl lainnya, yang telah siap di Bandara Sentani.

Namun, saat ini belum dapat dikirimkan dengan pertimbangan keamanan untuk pendistribusian hingga ke PLTD.

Baca Juga : Kerek Daya Saing Industri, Menperin Ngarep Harga Gas Turun

"Kami berharap, situasi bisa segera kondusif kembali. Sehingga, penyaluran BBM dapat berjalan normal. SPBU yang tutup, semoga dapat segera buka kembali melayani masyarakat," pungkas Brasto. [HES]