Luncurkan Jakgrosir Di Pulau Seribu

Bank DKI Bantu Atasi Masalah Disparitas Harga

Luncurkan Jakgrosir Di Pulau Seribu Bank DKI Bantu Atasi Masalah Disparitas Harga
Klik untuk perbesar

RMco.id  Rakyat Merdeka - Bank DKI bersama Pemprov DKI Jakarta sepakat mengurangi disparitas harga di Pulau Seribu. Salah satu caranya dengan mewujudkan Digital Island untuk transaksi keuangan di Pulau Seribu. 

Lusa kemarin, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Bank DKI meresmikan Jakgrosir di Pulau Tidung Kecil, Kepulauan Seribu. 

Peluncuran ini sebagai realisasi mewujudkan digital island di Kepulauan Seribu. 

Direktur Kredit UMK & Usaha Syariah Bank DKI Babay Parid Wazdi mengatakan, untuk mewujudkan digital island di Pulau Seribu, pihaknya menyediakan fasilitas Electronic Data Capture (EDC). Ini merupakan solusi pembayaran non tunai menggunakan kartu ATM untuk berbelanja. 

Berita Terkait : Foodstation: Sinergi dengan Bank DKI Berikan Manfaat Luar Biasa

Dengan kartu ini, warga dapat menikmati harga sekitar 30 persen lebih murah dibanding sebelum kehadiran JakGrosir dan Bank DKI. 

”Para pemegang kartu KJP Bank DKI, Lansia, Kartu Pekerja, PHL/PPSU juga dapat menikmati barang kebutuhan pokok lebih murah,” kata Babay dalam siaran persnya kemarin. 

Dengan kehadiran JakGrosir dan Bank DKI, masyarakat Kepulauan Seribu akan lebih terlayani dan menikmati harga yang sama dengan harga di Jakarta. 

Lebih rendahnya harga suplai barang yang diterima oleh pedagang diharapkan diikuti dengan harga yang lebih murah dan stabil di tingkat konsumen. 

Berita Terkait : Beri Apresiasi, Anies Sebut Bank DKI Pemersatu Transportasi Jakarta

Untuk mendukung transaksi keuangan para pedagang Perumda Pasar Jaya di JakGrosir, Bank DKI juga menyediakan produk Tabungan Monas Bisnis Perkulakan. 

Melalui Tabungan Monas Bisnis Perkulakan, para pedagang di lingkungan Perumda Pasar Jaya memiliki kemudahan untuk bertransaksi di Perumda Pasar Jaya seperti JakGrosir dan Mini DC Perumda Pasar Jaya. 

Selain itu, para pedagang juga memiliki kemudahan untuk mendapatkan pinjaman dari Bank DKI. Yakni pinjaman untuk modal usaha dalam bentuk fasilitas aflopend ataupun Pinjaman Rekening Koran. 

Bank Pembangunan Daerah ini bersama Pemprov DKI Jakarta memiliki program Digital Island di Kepulauan Seribu. Yaitu program inklusi keuangan untuk membudayakan cashless transaction masyarakat Kepulauan Seribu. 

Berita Terkait : Bank DKI Dukung Transparansi Penerimaan Pajak

Pada program ini, Bank DKI menyediakan 86 mesin EDC di delapan pulau, 300 merchant JakOne Mobile, 12 agen Laku Pandai serta 11 mesin ATM di tujuh Pulau. Ia berharap, masyarakat Kepulauan Seribu maupun pengunjung wisatawan di mudahkan dalam bertransaksi pada layanan perbankan. [IMA]