50 Persen Jaringan Distribusi Telah Berhasil Dipulihkan

PLN Buka Posko Layanan Sementara di Wamena

Posko pelayanan sementara PLN di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua. (Foto: Antara/PLN Papua)
Klik untuk perbesar
Posko pelayanan sementara PLN di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua. (Foto: Antara/PLN Papua)

RMco.id  Rakyat Merdeka - PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat (UIWP2B) membuka posko pelayanan sementara di Jalan Yos Sudarso Wamena, Kabupaten Jayawijaya, setelah kondisi keamanan di wilayah tersebut berangsur pulih.

Posko ini dibuka untuk melayani para pelanggan yang memiliki masalah pada jaringan atau meteran, sebagai imbas kejadian pada awal minggu lalu.

Hal ini dikatakan General Manager PLN UIWP2B Ari Dartomo di Jayapura, Sabtu (28/9).

Baca Juga : Permudah Kredit Mobil, ACC Integrasikan Layanan Digital

"Posko pelayanan beroperasi dari pukul 08.00 hingga 16.00 WIT. Pelanggan yang hingga kini belum mendapatkan pasokan listrik secara normal atau memiliki masalah terkait kelistrikan, bisa datang ke lokasi untuk menyampaikan pengaduan," kata Ari seperti dikutip Antara, Sabtu (28/9).

Ia menambahkan, meski untuk sisi pelayanan masih terbatas, PLN berusaha semaksimal mungkin untuk mengakomodir kebutuhan listrik masyarakat yang terdampak kejadian tersebut.

"Pada hari keempat usai rusuh, PLN berhasil memulihkan 50 persen jaringan distribusi di Wamena. Total 82 dari 142 gardu telah beroperasi kembali," ujarnya.

Baca Juga : Telkomsel Luncurin Paket Data Ilmupedia

Pada Jumat (27/9), PLN fokus menormalkan gardu di beberapa titik, seperti: Jl. Ahmad Yani, Jl. Diponegoro, Jl. Thamrin, Jl. Pattimura, Jl. Gatot Subroto, Jl. Trikora dan Jl. Pramuka.

Hingga kini, jaringan sepanjang 112 km dari 180 km telah teraliri listrik.

"Sudah ada progres, bertahap. Sabtu (28/9) ini, kami akan tetap berupaya membenahi jaringan di beberapa lokasi. Semoga kondisi semakin aman," tutur Ari.

Baca Juga : Bos BKPM: Ada Hantu Penghadang Investasi

Jumat (27/9) malam, beban puncak di Wamena mencapai 3,2 MW dengan daya mampu pembangkit sebesar 6 MW. Daya tersebut disokong oleh Pembangkit Listrik Mikro Hidro (PLTMH) Walesi, serta Pembangkit Listrik Tenaga Hybrid (PLTH) dan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Sinagma. [HES]